Sabtu, 2 Juli 22

Menyedihkan, Anggaran Perpustakaan Nasional Hanya untuk Opersional Saja

Menyedihkan, Anggaran Perpustakaan Nasional Hanya untuk Opersional Saja

A.Rapiudin
Jakarta- Komisi X DPR akhirnya memberikan persetujuan terhadap perubahan APBN tahun anggaran 2013 untuk Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI). Persetujuan terungkap dalam rapat kerja dengar pendapat Komisi X DPR dengan Kepala PNRI Sri Sularsih di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/6).

“Kami memberikan persetujuan terhadap Perubahan APBN tahun anggaran 2013 di Perpustakaan Nasional RI menjadi Rp 479.194.536.000. Dana tersebut merupakan akumulasi dari APBN tahun 2013 sebesar Rp 478.694.536.000 ditambah Rp 500.000.000,” terang Wakil Ketua Komisi X Utut Adianto yang bertindak sebagai ketua rapat.

Sementara itu, Ketua Komisi X Agus Hermanto mengatakan, pihaknya berharap penambahan anggaran untuk PNRI digunakan untuk optimalisasi pelayanan PNRI kepada publik. Sehingga diharapkan, penambahan anggaran ini dapat memaksimalkan pelayanan PNRI kepada masyarakat luas.

“Tambahan optimalisasi anggaran itu diberikan kepada PNRI karena hanya memiliki anggaran yang kecil. Bahkan, PNRI memiliki anggaran yang hanya cukup untuk operasional saja. Padahal kita sangat membutuhkan kehadiran perpustakaan,” katanya.

Menurut Agus, tambahan dana ini berasal dari optimalisasi hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) terkait RAPBN-P 2013. Dari pembahasan Banggar itu, ada pemotongan atau penambahan anggaran di Kementerian atau Lembaga. Sedangkan untuk fungsi sektor pendidikan, khususnya perpustakaan, mendapatkan tambahan anggaran.

Terkait dengan rencana PNRI untuk membangun gedung perpustakaan nasional setinggi 20 lantai,  Agus mengatakan, Komisi X akan mengundang Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasiona (PPN), Menteri Pekerjaan Umum, dan PNRI untuk membahas hal ini Kamis (20/6).

Sementara itu, Kepala PNRI Sri Sularsih mengatakan, pihaknya mengapresiasi Komisi X atas dukungannya. Ia berharap tambahan anggaran ini bermanfaat untuk pengembangan perpustakaan dan mencerdaskan masyarakat Indonesia.

Menurutnya, tambahan anggaran tersebut akan dipergunakan meningkatkan minat membaca masyarakat, serta perbaikan sarana/prasarana perpustakaan di seluruh Indonesia.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.