Rabu, 1 Desember 21

Menuju Zona Integritas, Sesitjen ATR/BPN: Perlu Peningkatan Kualitas Layanan Publik

Menuju Zona Integritas, Sesitjen ATR/BPN: Perlu Peningkatan Kualitas Layanan Publik
* Sekretaris Itjen (Sesitjen), Sri Puspita Dewi. (Foto: Hms ATR/BPN)

Jakarta, Obsessionnews – Zona Integritas (ZI) merupakan suatu predikat yang diberikan kepada kementerian/lembaga yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) melalui Reformasi Birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sebagai kantor yang melayani publik di bidang pertanahan, Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten/Kota juga sudah menerapkan ZI dalam kegiatan pelayanannya. Berdasarkan data Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), saat ini terdapat satu kantor pertanahan yang memiliki predikat WBBM, yakni Kantah Kota Surabaya I dan terdapat 21 Kantah yang berstatus WBK.

Menurut Sekretaris Itjen (Sesitjen), Sri Puspita Dewi, ZI merupakan miniatur dari pelaksanaan Reformasi Birokrasi Kementerian ATR/BPN yang dibangun oleh enam komponen area perubahan. “Salah satunya adalah area peningkatan kualitas pelayanan publik,” kata Sri Puspita Dewi dalam keteranganya di Jakarta, Sabtu (01/05/21).

Sesitjen mengungkapkan bahwa pembangunan ZI di Kementerian ATR/BPN sebenarnya sudah tersemat dalam masing-masing Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran atau DIPA. Selain itu, dari aspek sumber daya manusia telah dilakukan pelatihan e-learning ZI bagi seluruh kepala satuan kerja (satker) dan jajaran. Sementara itu, dari aspek pengukuran kinerja telah tercantum dalam rencana strategis (Renstra) masing-masing satker. “Untuk indikator kinerja berupa persentase integritas pelayanan publik digunakan untuk mengukur keberhasilan pembangunan ZI,” ujar Sesitjen.

Sebagai salah satu kantor pertanahan yang mempersiapkan diri melaksanakan Zona Integritas, Kantor Pertanahan Kota Bogor terus berupaya memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Inovasi dan terobosan yang dilakukan Kantor Pertanahan Kota Bogor antara lain dengan memberikan layanan online POS-BPN Kota Bogor atau Pertanahan Online Services BPN Kota Bogor. “Apalagi di masa pandemi Covid-19, masyarakat tidak perlu lagi datang ke Kantor Pertanahan Kota Bogor, hanya dengan melalui aplikasi POS-BPN Kota Bogor, masyarakat secara cepat dapat mengakses lima pelayanan online pertanahan seperti pendaftaran permohonan, layanan persuratan, layanan pengaduan elektronik (SIMPANAH), layanan antar jemput dan info produk,” jelas Erry Juliani Pasoreh, Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor.

Digitalisasi, peningkatan kualitas layanan, inovasi serta komitmen untuk menggapai Zona Integritas merupakan langkah-langkah untuk mewujudkan pelayanan pertanahan maju dan modern dan berstandar dunia. Hal tersebut sejalan dengan Rencana Strategis dan nilai-nilai Kementerian ATR/BPN. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.