Minggu, 24 Oktober 21

Menteri Yuddy Sebut Mashudi Bukan Teroris

Menteri Yuddy Sebut Mashudi Bukan Teroris
* Yuddy Chrisnandi.

Jakarta, Obsessionnews – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi mengungkapkan alasan dirinya harus mencabut laporan kasus ancaman Mashudi, seorang guru honorer asal Brebes, Jawa Tengah, di Polda Metro Jaya.

“Kan biasanya yang suka meneror kan teroris. Saya pikir kan teroris, kalau teroris ya dilanjutkan. Tapi begitu tahu saya itu guru honorer ya berarti kan dia kesal, dia jengkel. Secara manusiawi ya kita memaklumi,” ungkap Yuddy saat ditanya wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/3/2016).

Menteri Yuddy merasa kasihan terhadap Mashudi, akhirnya dia memutuskan untuk mencabut laporan dari polisi. Walaupun keduanya belum pernah sama sekali bertemu pasca Mashudi ditangkap.

“Sudah selesai. Tidak di proses lagi, anaknya masih kecil 3 tahun, istrinya tidak bekerja. Gajinya cuma gak sampai Rp 500 ribu. Ya tentunya kita ibah,” katanya.

Yuddy memaklumi sikap Mahhudi yang kecewa karena tidak diangkat menjadi guru pegawai negeri sipil (PNS). Atas persetujuan dirinya polisi pun menghentikan kasus penghinaan itu dan setuju untuk tidak dilanjutkan hingga ke tahap pengadilan.

“Ya kalau orang kecewa kan biasa kita maklumi. Tapi antara pencabutan laporan, masalah teror dan permohonan maaf kan hal yang berbedan dengan subtansi kebijakan. Kalau bicara sooal kebijakan ya lain lagi,” ujar dia.

Sebelumnya, Mashudi ditangkap anggota Polda Metro Jaya pada Jumat 4 Maret karena mengirim pesan singkat (SMS) ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi.

Diketahui, Mashudi kesal terhadap Yuddy yang berjanji akan mengangkat guru honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Sebab, Mashudi yang telah 16 tahun bekerja sebagai guru honorer tak juga diangkat menjadi PNS.

Hingga akhirnya Mashudi mengirim SMS ke Yuddy Chrisnandi saat melakukan demonstrasi di depan Istana Negara pada 10-12 Februari yang berujung pada jeruji besi. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.