Sabtu, 8 Oktober 22

Menteri Susi Nekat Mau Berantas Illegal Fishing

Menteri Susi Nekat Mau Berantas Illegal Fishing

Jakarta – Menteri‎ Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku memiliki strategi baru untuk melakukan pencegahan atas maraknya aksi penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) yang terjadi di kawasan laut Indonesia.

Caranya dengan mendata semua kapal yang melintasi perairan Indonesia secara online. Setiap ada pergerakan kapal yang melaju antara pelabuhan satu dengan pelabuhan yang lain pastinya kata Susi akan selalu terpantau.

“Jadi nanti sama seperti pesawat terbang,” ujar Susi, usai serah terima jabatan di Kantornya, Rabu (29/10/2014).

Susi yakin dengan cara ‎tersebut, semua perairan laut Indonesia akan terpantau aktivitasnya setiap hari. Pendataan akan dilakukan oleh semua kapal, dan apabila ditemukan kapal yang tidak mengunakan izin berlayar maka akan segera ditindak secara tegas.

“Baik yang dikeluarkan DKP, yang asing, atau yang punya orang lokal tapi asing, semua kapal. Kalau ada kapal yang hanya tangkap ikan tanpa izin akan dibabat,” ujarnya.

Dari hasil penelusuranya itu, Susi akan menyampaikan informasi kepada publik mengenai kondisi pergerakan kapal yang melintasi perairan Indonesia. ‎Tujuannya agar masyarakat tahu, mana kapal yang bermasalah, dan siapa pemiliknya.

“Data itu saya minta ke Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap untuk dibuka,” jelasnya.

Perempuan yang hanya lulusan Sekolah Menegah Atas itu, tidak pernah minder atau kecil hati mengenai strata pendidikannya. Ia tetap percaya diri dan optimis di bahwa kepemimpinannya Kementerian Kelautan dan Perikanan semakin maju. Hal itu didasari atas pengalamannya di dunia Kelautan selama 30 tahun.

Menurutnya, sebagai negara kepulauan, mestinya Indonesia mampu meningkatkan ekonominya dengan mengekspor ikan ke luar negeri dengan jumlah yang banyak. Pasalnya, Indonesia memiliki kekayaan laut yang begitu besar, luas wilayahnya lima kali lipat dengan Thailand dan Malaysia.‎

“Kenyataannya ekspor ikan Indonesia jauh lebih rendah dari pada mereka,” jelasnya.  (Abn)

 

Related posts