Minggu, 23 Januari 22

Menteri Pariwisata RI Arief Yahya

Menteri Pariwisata RI Arief Yahya
* Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Tak terbantahkan Arief Yahya berhasil menyulap dunia pariwisata Indonesia from nothing to something. Dari yang sama sekali tak terdengar gaungnya, kini melalui branding ‘Wonderful Indonesia’, dunia pariwisata Indonesia harum namanya hingga ke mancanegara. Belum lagi segudang prestasi yang berhasil diraih dunia Pariwisata di tanah air selama di bawah kepemimpinannya.

Kelahiran Banyuwangi, 2 Maret 1961 ini, berhasil menyulap kondisi dunia pariwisata Indonesia hanya dalam waktu singkat. Sebagai contoh, Ia berhasil meningkatkan ranking posisi Indonesia di dunia yang semula pada 2013 ranking 70 dari 141 negara, meningkat pesat menjadi ranking 50 pada 2015. Dan berhasil naik 8 peringkat menjadi peringkat ke 42 berdasarkan laporan resmi World Economic Forum (WEF) pada 6 April 2017 lalu. “Target saya kita akan mampu mencapai ranking 20 sebelum 2019 nanti,” tegas Arief penuh keyakinan.

Untuk pertumbuhan jumlah wisman, Indonesia sejajar dengan Vietnam mengalami pertumbuhan 20%, sementara negara tetangga, seperti Thailand, Malaysia dan Singapura hanya mengalami pertumbuhan 5%. Indonesia dan Vietnam bahkan masuk dalam peringkat Top 20 dunia sebagai the fastest growing destination mewakili ASEAN. Hingga akhir 2017 diperkirakan target kunjungan wisman mencapai 15 Juta harus melonjak terbang hingga growth 25 % dari pencapaian tahun 2016 yaitu 12 juta.

Sementara untuk cultural resources Indonesia, WEF memberi peringkat Top 20 dunia dari total 141 negara. Kemudian branding Wonderful Indonesia sendiri dari yang awalnya tidak masuk peringkat kini berada pada peringkat 47 dari 140 negara, yang mengalahkan branding Amazing Thailand yang berada di peringkat 68 dan Truly Asia Malaysia yang berada di peringkat 85.

Tak hanya itu, pencapaian yang membanggakan adalah regulasi fasilitas bebas visa, serta izin masuk yacht yang lebih mudah dan cepat. Dengan begitu, jumlah yacht yang datang ke Indonesia meningkat dua kali lipat. Bahkan untuk cruise, yang sebelumnya tidak bisa menaikan dan menurunkan penumpang di wilayah perairan Indonesia, kini wisatawan sudah bisa berwisata dengan cruise dari Indonesia tak lagi harus ke negara tetangga, tepatnya dari lima pelabuhan besar di Indonesia, seperti Medan, Surabaya, Jakarta, Bali, dan Makassar.

Dalam rangka menyambut hari pariwisata dunia ( World Tourism Day) tepatnya tanggal 27 september 2017, Kementerian Pariwisata mefokuskan program Sustainable Tourism Development yang dilakukan melalui 3 P, People atau Community yang harus dipersiapkan antara lain dengan mengadakan pelatihan 35.000 masyarakat di destinasi pariwisata, sertifikasi 65.000 lulusan perguruan tinggi program studi pariwisata dan pelajar SMK Pariwisata. Kedua Planet yakni harus selalu dijaga lingkungan, dan yang ketiga adalah Profit sehingga pembangunan kepariwisataan Indonesia bukan saja mengeleminasi kemiskinan namun juga menjadi leading sector perekonomian.

Ya, di bawah kepemimpinan Arief Yahya, dunia pariwisata Indonesia menjadi salah satu sektor ekonomi yang terbesar dan tercepat pertumbuhannya. Penghargaan demi penghargaan pun diraihnya. Bali yang selama ini menjadi icon pariwisata dunia bahkan terpilih sebagai destinasi terbaik dunia versi Trip Advisor, mengalahkan London yang berada di peringkat kedua dan Paris yang berada di peringkat ketiga. Selain itu Nihiwatu Resort atau Nihi Sumba Island yang berada di NTT juga baru saja mendapatkan penghargaan sebagai ‘The Best Hotel in The World’ versi Majalah Travel + Leisure. (Ita)

Artikel ini dalam versi cetak dimuat di Majalah Men’s Obsession edisi Agustus 2017

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.