Jumat, 7 Agustus 20

Menteri PAN Akan Diganti, Muhaimin: PKB Empat Menteri Cukup

Menteri PAN Akan Diganti, Muhaimin: PKB Empat Menteri Cukup
* Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Foto Twitter @CakiminNow)

Jakarta, Obsessionnews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan reshuffle untuk posisi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB). Menteri dari PAN, Asman Abnur, akan diganti menyusul sikap politik PAN yang sudah tidak lagi mendukung Jokowi

Menanggapi hal itu, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyerahkan sepenuhnya pergantian menteri kepada Jokowi.

“Itu selalu kewenangan Presiden. Perlu atau tidak perlu Presiden yang tahu. Sekali lagi, reshuffle itu hak Presiden,” kata Muhaimin di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Saat ditanya siapa sosok dan dari partai mana yang tepat untuk menggantikan, Muhaimin kembali menyerahkan hal itu kepada Presiden. Namun ia merasa PKB sudah cukup mendapat jatah empat menteri.

“Wah enggak tahu. Kalau dari PKB cukup empat (menteri) saja. Kalau dari NU banyak,” seloroh Muhaimin.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno memastikan Presiden Joko Widodo akan melakukan pergantian menteri dalam waktu dekat. Soal siapa menteri yang akan dicopot, Pratikno mengatakan menteri yang berasal dari PAN.

“Akan ada reshuffle dalam waktu dekat, ya. Kita tunggu keputusannya,” ujar Pratikno ketika dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (14/8/2018)

Diketahui, satu-satunya menteri yang berlatar belakang PAN adalah MenPAN-RB Asman Abnur.

Sementara itu, Asman mengatakan menemui Pratikno, Kamis (14/8/2018) pagi tadi. Ia menyampaikan keinginan untuk mundur dari kabinet. Langkah tersebut ingin dia ambil karena PAN mengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

“Tadi pagi saya menghadap Pak Pratikno ingin menyampaikan kegalauan saya. Kan saya ini menteri dari PAN, sementara PAN ini tidak mendukung Pak Jokowi,” kata Asman Selasa (14/8/2018).

Asman tidak mau posisinya sekarang membebani Jokowi. “Tentu saya harus berpikir jangan sampai saya jadi beban pemerintah, beban Pak Presiden. Kalau diperkenankan, saya mohon kalau bisa diizinkan untuk mundur,” kata dia. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.