Minggu, 28 November 21

Menteri ESDM: Kenaikan Harga BBM Tak Mesti Ikuti Harga Pasar

Menteri ESDM: Kenaikan Harga BBM Tak Mesti Ikuti Harga Pasar

Jakarta, Obsessionnews – Menteri ESDM Sudirman Said menegaskan bahwa kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar masing-masing sebesar Rp500 per liter tidak semata-mata diserahkan pada mekanisme pasar.

“Karena kalau mengikuti mekanisme pasar maka kenaikan yang kita berikan tidak segitu, tetapi lebih tinggi dari itu,” ujar Sudirman Said di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (31/3/2015).

Pemerintah akan terus melakukan sosialisasi agar sistem penetapan harga BBM yang kini diterapkan pemerintah bisa dipahami sekaligus untuk menjawab rasa kekhawatiran masyarakat atas kebijakan yang diambil.

“Saya berharap reaksi masyarakat tidak berlebihan karena sebetulnya harga-harga ini masih di dalam batas yang bisa ditoleransi,” terangnya.

Menteri ESDM melanjutkan pemerintah tidak akan mengorbankan kinerja Pertamina. Menurutnya, harga Solar yang kini menjadi Rp 6.900 per liter masih disubsidi pemerintah sebesar Rp 1.000/liter.

“Tapi kita juga tidak semata-mata menaikkan sehingga memberi beban pada masyarakat. Moderasi ini yang sedang kita lakukan,” tutur dia.

Ia mengakui beberapa kementerian terkait kini sedang berupaya untuk mengontrol supaya kenaikan harga BBM itu tidak berimbas secara berlebihan. Dengan cara menahan kebijakan untuk menyesuaikan harga baru.

“Misalnya, Pak Jonan mengatakan beliau tidak mempunyai kebijakan untuk memberikan izin kenaikan tarif angkutan yang dalam domain beliau,” katanya.

Sebelumnya pemerintah menaikkan harga BBM jenis Premiun dari Rp 6.800 per liter menjadi Rp 7.300/liter, dan harga Solar dari Rp 6.400/liter menjadi Rp 6.900/liter, sejak Sabtu, 28 Maret 2015, pukul 00.00 WIB.

Kenaikan ini selain karena meningkatkan harga minyak dunia, yang juga diikuti oleh kenaikan harga minyak Indonesia (ICP), juga karena menguatnya nilai tukar dollar AS terhadap rupiah. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.