Sabtu, 16 Oktober 21

Menteri Agama: Usut Tuntas Kasus Tolikara!

Menteri Agama: Usut Tuntas Kasus Tolikara!
* Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Jakarta, Obsessionnews – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengecam keras terjadinya kasus pelemparan dan perusakan lokasi ibadah umat Islam yang sedang menjalankan sholat Idul Fitri oleh sejumlah oknum di Karubaga, ibu kota Tolikara, Papua, pada Jumat (17/7/2015), dan meminta kasus tersebut diusut tuntas! (Baca: Kasus Papua, Parmusi Minta Kaum Muslim Menahan Diri)

“Selaku Menteri Agama, saya mengecam keras terjadinya kasus Tolikara yang telah mengoyak jalinan kerukunan antar umat beragama,” tegasnya dalam siaran pers, Sabtu (18/7). (Baca: Insiden Tolikara Mencoreng Wajah Bangsa Kita)

“Saya meminta kepada aparat penegak hukum untuk benar-benar mengusut pihak-pihak yang telah melakukan tindak perusakan dan penganiayaan, dan mengusut tuntas siapa pihak-pihak dibalik kasus tersebut,” kata Lukman.

Lukman juga memohon kepada umat Islam melalui para tokoh-tokohnya agar bisa menahan diri, tidak terprovokasi, dan mempercayakan sepenuhnya penyelesaian masalah ini kepada pihak kepolisian.

“Sehubungan dengan adanya ajakan jihad ke Papua terkait kasus Tolikara, saya memohon kedewasaan dan kearifan umat Islam melalui para tokoh-tokohnya untuk tidak terpancing dan terprovokasi melakukan tindak pembalasan. Kita percayakan penuh kepada Polri yang telah bertindak cepat menangani dan mengusut kasus tersebut,” ujarnya.

Menurut informasi kericuhan Shalat Id di Tolikara berawal ketika imam Sholat Idul Fitri mengumandangkan takbir pertama, tiba-tiba sejumlah orang dari beberapa penjuru melempari jamaah yang sedang shalat, sambil berteriak bubarkan. (Baca: Tolikara Jadi Pelajaran, Sosialisasi Toleransi Umat Beragama Harus Rutin)

Aparat keamanan dari kesatuan Brimob dan Yonif 756 yang melakukan pengamanan saat sholat Idul Fitri itu kemudian mengeluarkan tembakan peringatan guna membubarkan massa yang melakukan pelemparan. Warga muslim yang sholat kemudian memutuskan membubarkan diri.

Menurut Lukman, semua umat beragama harus mewaspadai adanya pihak ketiga yang menjadikan sentimen agama sebagai hal untuk saling membenturkan antar sesama umat beragama.

“Mari bersama mewaspadai adanya oknum pihak ketiga yang ingin membenturkan sesama umat beragama dengan menggunakan sentimen agama,” ajaknya.

Dia menegaskan, kasus Tolikara sungguh telah mengoyak dan menghancurkan jalinan kerukunan hidup antarumat beragama, apalagi terjadi pada saat umat Islam sedang beribadah merayakan Hari Raya Idul Fitri. (Baca: Ketua GDI Minta Maaf Atas Peristiwa Tolikara)

“Saya amat mengimbau tokoh-tokoh Kristen dan semua tokoh agama untuk senantiasa mengedepankan toleransi dan merawat kerukunan demi menjaga nilai-nilai kemanusiaan,” tuturnya.  (ant)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.