Sabtu, 13 Agustus 22

Mentan Malaysia Puji Peternakan Sapi Jawa Timur

Mentan Malaysia Puji Peternakan Sapi Jawa Timur
* Greenfield menerima kunjungan Kementerian Pertanian Malaysia di Gunung Kawi, Jawa Timur itu

Malang, Obsessionnews.com – Peternakan sapi di Indonesia menunjukkan perkembangan yang signifikan. Salah satu peternakan sapi terbesar yang terintegrasi Greenfield baru-baru ini dikunjungi oleh Menteri Pertanian dan Industri berbasis Pertanian (Mentan) Malaysia Dato’ Sri Ahmad Shabery Cheek.

Shabery Cheek beserta jajarannya melihat langsung dan mempelajari sistem manajemen peternakan sapi perah Greenfields di Gunung Kawi, Jawa Timur itu.

Heru, Head of Dairy Farm of Greenfields dalam keterangan resminya yang diterima Obsessionnews.com, mengatakan sangat senang dapat berbagi pengalaman dengan rombongan dari negeri jiran ini.

“Dengan 8.000 sapi dan produksi susu sebanyak 42 juta liter per tahun, Greenfields merupakan peternakan sapi perah terintegrasi yang terbesar di Indonesia. Teknologi dan sistem manajemen terintegrasi yang kami miliki memungkinkan kami memperluas bisnis ke Asia Tenggara dan sekitarnya,” jelas Heru.

Sementara Shabery Cheek mengungkapkan, Greenfields adalah pelopor dan pemimpin dalam peternakan skala besar di Indonesia. Setelah beroperasi selama hampir dua dekade, perusahaan ini memiliki pengetahuan yang kuat untuk memperluas bisnis mereka di luar Indonesia, termasuk ke Cina.

“Kami di sini untuk mempelajari beberapa praktik terbaik dalam aspek peternakan sapi perah, serta untuk melihat kemungkinan Greenfields berinvestasi di Malaysia,” tutur Shabery.


Jajaran Malaysia itu diberikan kesempatan melihat seluruh proses produksi susu. Mulai dari pembibitan sapi perah unggul, proses pemerahan otomatis tanpa sentuhan tangan, pasteurisasi, serta proses pengemasan otomatis.

Peternakan sapi perah Greenfields menerapkan standar internasional, bahkan melebihi standar peternakan sapi perah di negara-negara maju. Tak heran, pihak dari Malaysia mengagumi peternakan sapi yang dilengkapi dengan pemerahan otomatis serta peralatan pengolahan susu tersebut.

Sistem ini mampu menjamin produk susu higienis dan berkualitas tinggi yang bisa langsung distribusikan dari fasilitas pengolahan susu. “Di Greenfields, kami terus-menerus menerapkan kontrol yang sangat ketat untuk memastikan kualitas susu kami. Semua susu putih kami bebas dari zat aditif, pengawet, antibiotik, serta hormon,” imbuh Heru.

Dimata Heru, kunjungan Pemerintah Malaysia ke peternakan ini merupakan suatu kehormatan dan  berharap Indonesia bisa menjadi model bagi negara-negara lain.


Selama kunjungan Shabery didampingi oleh Dato’ Mohd Sallehhuddin Hassan, Wakil Sekretaris Jenderal (Kebijakan) dari Kementerian Pertanian Malaysia dan Dato’ Dr. Quaza Nizamuddin Hassan Nizam, Wakil Direktur Jenderal Departemen Kesehatan Hewan Malaysia.

Malaysia tidak hanya berbicara peternakan. Pada Jumat (3/3/2017) Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan kunjungan Shabery juga membahas lahan pertanian di daerah perbatasan, yakni Entikong dengan Sarawak.

“Kita kedatangan tamu Menteri Malaysia dan seluruh rombongan. Di mana hasil pertemuan bilateral kita sepakati membangun bersama, pertama adalah jagung di perbatasan,” ujar Sulaiman di gedung Kementan. (Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.