Rabu, 12 Agustus 20

Mentan Jamin, Impor Daging Tak Matikan Peternak Sapi

Mentan Jamin, Impor Daging Tak Matikan Peternak Sapi

Jakarta, Obsessionnews.com – Menteri Pertanian Amran menjamin, kebijakan pemerintah impor daging sapi tidak mematikan peternak sapi. Daging yang masuk, baik kualitas maupun jumlah diawasi ketat.

“Setiap perusahaan importir, ada tiga direktur eselon II yang ikut mengawasi ” ujar Amran, seperti dilansir Antara.

Saat ini sebanyak 8.110 ton daging sapi impor untuk industri dijual dalam operasi pasar dengan harga Rp 70.000-Rp80.000/kg, guna menurunkan harga daging di pasaran yang mencapai Rp120.000/kg.

Namun sejumlah pihak khawatir masuknya daging beku ke pasar dalam negeri tersebut tak terkendali sehingga akibatnya justru menekan peternak lokal.

baca juga:

Pemerintah Impor Pangan Selain Daging

Impor Daging, Rapor Merah Pemerintah

Kasus Impor Daging, Elda Dituding Makelar

Mentan menyatakan, kebijakan pengawasan ketat pada komoditas pangan impor yang masuk berhasil diterapkan pada jagung.

Kementan meminta importir menggelontorkan 8.110 ton daging yang dimilikinya, atau setara 47.000 sapi hidup untuk operasi pasar guna menekan harga daging sapi hingga di bawah Rp 80.000/kg saat Ramadhan dan Lebaran.

Sementara itu terkait keluhan warga yang mengkonsumsi daging operasi pasar tersebut memiliki kandungan lemak lebih tinggi dibandingkan daging segar yang dijual pedagang di pasar, Amran mengakui hal itu, namun hal tersebut sudah sesuai dengan harganya yang memang diperuntukkan rakyat kecil.

“Daging beku banyak lemak yah tidak semuanya, ada yang 5 persen (kadar lemaknya) benar. Daging beku di bawah Rp70.000 kan harganya? Ya sudah dinikmati dulu Rp70.000,” katanya.

Menurut dia, kebijakan menggelontorkan daging sapi beku murah ditujukan agar masyarakat bisa menikmati daging sapi yang selama ini harganya selalu berada di atas Rp100.000/kg, sehingga diharapkan kebutuhan protein pun tercukupi.

“Kita butuh protein bukan butuh dagingnya. Coba bawa dagingnya, yang saya tahu proteinnya 22 persen,” ujarnya.

Menyinggung penilaian masyarakat bahwa daging segar lebih berkualitas daripada daging beku impor, Amran menjelaskan, hampir semua daging yang disajikan hotel dan restoran pun berasal dari daging beku. @reza_indrayana

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.