Sabtu, 25 September 21

Mensos: Pernikahan Remaja dengan Seorang Nenek Langgar Hukum

Mensos: Pernikahan Remaja dengan Seorang Nenek Langgar Hukum
* Mensos Khofifah Indar Parawansa.

Jakarta, Obsessionnews.com – Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pernikahan Selamet Riyadi remaja (16) dengan Rohaya (71), seorang nenek memiliki tiga cucu, di Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan melanggar hukum.

Ia menjelaskan, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan tidak memperkenankan laki-laki usia 16 tahun untuk menikah. “Di Indonesia masih menggunakan UU Nomor 1 tahun 1974 ada prasyarat usia minimal untuk menikah. Kalau laki-laki usia minimal 18 tahun,” kata Mensos di Jakarta, Selasa (4/7/2017).

Menurut Khofifah, perlu didalami apakah pernikahan keduanya yang terpaut usia 55 tahun itu apakah didaftarkan ke Kantor Urusan Agama (KUA). “Kalau menikah dengan administrasi di KUA kok rasanya tidak karena akan melanggar undang-undang,” katanya.

Menurut Khofifah, sejak 2000 dia sudah mengusulkan berdasarkan wajib belajar 12 tahun atau lulus SMA maka seharusnya minimal usia menikah bagi perempuan 18-19 tahun. Dalam kasus ini Khofifah menyayangkan masih terjadi di masyarakat.

“Mestinya mereka juga sudah ber KTP, KTP itu biasanya usia 17 tahun. sebetulnya ada beberapa item di UU perkawinan yang memang sudah kurang relevan dengan kondisi saat ini,” tambah dia. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.