Kamis, 26 Mei 22

Mensos Akui Penyaluran PKH Tunai Terjadi Pemotongan

Mensos Akui Penyaluran PKH Tunai Terjadi Pemotongan
* Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa.

Jakarta, Obsessionnews.com – Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawangsa meyakini bahwa penyaluran bantuan sosial melalui Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilakukan secara tunai dapat diawasi.

Meski telah dicanangkan penyaluran PKH dilakukan secara non tunai, dia mengungkapkan hingga kini sistem tunai masih terjadi. Namun, Khofifah menganggap hal tersebut masih bisa diawasi.

“Jadi pemetaan untuk PKH itu relatif lebih mudah karena memang ada pendampingnya,” ujar Khofifah di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/10/2016).

Terkait penyaluran bantuan secara tunai rentan terjadinya pemotongan liar. Khofifah menceritakan dirinya pernah menemui kasus bagaimana masyarakat yang menerima bantuan sosial secara tunai tersebut dipotong.

“Saya sederhana sekali kalau di PKH, siapa pendampingmu? oh si A, ya sudah saya langsung minta hari itu juga dia (pendamping) sudah di non-grata-kan gitu. sudah ada yang kasus seperti itu,” ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa pihaknya bisa dengan mudah melakukan koordinasi dengan para pendamping kelompok masyarakat yang mengikuti PKH.

“Ini kan kebetulan yang mendampingi adalah tim kementerian. Honornya dari kementerian, jadi relatif koordinasinya kita bisa lakukan melalui operator kecamatan, koordinator kabupaten/kota, lalu ada koordinator wilayah, koordinator provinsi,” tutur Khofifah.

Namun begitu, Khofifah mengatakan saat ini pihaknya juga terus fokus memetakan penyaluran bantuan sosial melalui PKH secara non tunai di beberapa daerah.

Dari sekitar 1 juta PKH, Khofifah Indar Parawangsa optimis masyarakat yang mengikuti PKH secara non tunai akan meningkat hingga 3 juta peserta.

“Saya sampaikan 1 juta di desember 2016. Insya Allah tahun depan targetnya 3 juta. tadi materi yang saya sampaikan sudah ke arah situ,” pungkasnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.