Senin, 30 November 20

Menperin: TEI Pacu Pasar Ekspor IKM

Menperin: TEI Pacu Pasar Ekspor IKM
* Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan pemaparan mengenai peluang pasar ekspor baru bagi industri kecil dan menengah (IKM) dalam negeri disaksikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi serta Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pada Jumpa Pers Trade Expo Indonesia (TEI) 2016 di Jakarta, 12 Oktober 2016.

Jakarta, Obsessionnews.com Untuk memperluas pasar produk-produk unggulan industri dalam negeri. Kementerian Perindustrian melalui penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) 2016, diharapkan mampu membuka peluang pasar ekspor khususnya bagi industri kecil dan menengah (IKM).

“Peluang itu terbuka dari para buyer, terutama yang berasal dari luar negeri. Ajang ini juga sekaligus menjaring investor asing untuk berinvestasi di Indonesia,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada jumpa pers Trade Expo Indonesia (TEI) 2016 di Jakarta, Rabu (12/10/2016).

Airlangga menuturkan, TEI berpotensi untuk meningkatkan kemampuan industri dalam negeri, sehingga memiliki daya saing tinggi baik di pasar domestik maupun global.

“Dari kegiatan pameran ini juga diharapkan dapat mendorong percepatan industrialisasi untuk menciptakan nilai tambah produk industri, sehingga memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan ekspor dan penyerapan tenaga kerja,” tuturnya.

Untuk diketahui, aspek perdagangan internasional nilai ekspor industri pengolahan dalam negeri pada Agustus 2016 lalu mencapai USD 9,46 miliar atau tumbuh 33,28 persen dibandingkan Juli 2016.

“Industri yang mencatat surplus terbesar pada bulan Agustus 2016 adalah sektor makanan sebesar USD 1,24 miliar dan diikuti sektor pakaian jadi sebesar USD 610 juta,” ungkap Airlangga.

Apabila dilihat dari negara tujuan ekspor yang terbesar untuk industri pengolahan dalam negeri, yaitu Amerika Serikat dengan nilai ekspor sebesar USD 1,32 miliar, Jepang USD 853 juta, dan Tiongkok USD 887 juta pada bulan Agustus 2016.

Airlangga juga mengatakan, pihaknya tengah mendorong IKM nasional untuk meningkatkan kapasitas produksi sambil mencari pasar ekspor baru yang potensial seperti Afrika dan Amerika Latin. “Kami akan mendorong IKM untuk peningkatan kapasitas, memfasilitasi akses pembiayaan, peralatan, teknologi, dan standarisasi,” sebutnya.

Menurutnya, kedua negara tersebut saat ini membutuhkan beberapa produk unggulan industri nasional seperti produk garmen, mebel, serta kertas.

Pada TEI tahun ini Airlangga menyampaikan beberapa produk IKM yang menjadi andalan untuk diperluas pasar ekspornya, antara lain fashion, mebel, makanan dan minuman, perhiasan dan minyak atsiri. “Untuk itu, kami meminta kepada pelaku IKM nasional untuk terus berinovasi dan berpromosi agar produknya diminati dan dikenal luas di pasar internasional. Dan, yang terpenting lagi adalah penguatan branding,” tegasnya. (Aprilia Rahapit)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.