Selasa, 9 Agustus 22

Menperin: Energi Bukan Komoditas

Menperin: Energi Bukan Komoditas

Jakarta, Obsessionnews – Aktifitas industri di tanah air hingga saat ini menyerap hampir separuh energi nasional bahkan menjadi penggerak kelangsungan industri sampai menghasilkan devisa serta lapangan kerja.

“Energi jangan lagi dipandang sebagai komoditas semata, energi tidak lagi sesuatu yang diperdagangkan begitu saja, melainkan diperlakukan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Menteri Perindustrian Saleh Husin, saat sidang anggota Dewan Energi Nasional (DEN) ke-15 di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (10/8).

Menurut Husin, jika energi menjadi pendorong maka mampu meningkatkan modal pembangunan. Pendapatan negara pun bergeser dari hulu ke hilir.

Misalnya migas, kata Husin, jika pasokan dan harga lebih sesuai harapan pelaku bisnis manufaktur, maka produksi meningkat. Selain itu, lapangan pekerjaan bertambah dan efisiensi mendongkrak daya saing.

“Belum lagi ada pendapatan dari pajak,” kata dia.

Sektor industri, menurut Husin merupakan pengguna energi terbesar. Tercatat, sekitar 42% atau 46,5 MTOE dari total konsumsi energi nasional di serap sektor ini. Diperkirakan, kebutuhan energi bagi industri pada 2035 sebesar 151 MTOE dengan bauran energi terbesar ada pada gas sebesar 39%. (Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.