Selasa, 14 Juli 20

Menparekraf Imbau Dinas Pariwisata Siap Hadapi Lonjakan Wisata Pasca Covid-19

Menparekraf Imbau Dinas Pariwisata Siap Hadapi Lonjakan Wisata Pasca Covid-19
* Salah satu destinasi wisata di Indonesia. (Foto: Dok Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengimbau seluruh kepala dinas pariwisata untuk optimistis dan bersiap menghadapi proyeksi lonjakan kinerja sektor pariwisata pasca pandemi Covid-19 berakhir.

Wishnutama mengatakan, Presiden Joko Widodo memperkirakan akan terjadi booming di bidang pariwisata usai pandemi Covid-19 berakhir.

“Karena itu kita harus tetap optimistis. Kita harus menyiapkan destinasi untuk mendapatkan potensi pariwisata yang ada,” kata Wishnutama dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/4/2020).

Menparekraf mendorong dinas pariwisata di daerah agar dapat membenahi destinasi yang ada di wilayahnya, serta semakin agresif dalam menerapkan prinsip pembangunan pariwisata berkelanjutan (resilience, sustainable, dan responsible).

Serta sesuai dengan kondisi ‘new normal’ pasca-Covid-19 sesuai prinsip hygiene dan sanitasi yang prima, menawarkan pengalaman lokal yang unik, hingga manajemen pengunjung yang baik sehingga tidak terjadi penumpukan (over crowded).

Kemenparekraf juga tengah berkoordinasi dengan stakeholder pariwisata untuk mempersiapkan lonjakan wisatawan dengan membuat paket wisata yang menarik. Sehingga setelah masa pandemi ini selesai, pihaknya bisa langsung gencar melakukan promosi baik di dalam atau luar negeri.

Tentunya hal ini sebagai langkah awal menggerakkan wisatawan nusantara dengan membuat paket wisata yang menarik.

“Kami juga sudah berkomunikasi dengan Garuda Indonesia (airlines) untuk membuat paket-paket menarik. Nanti setelah pandemi selesai kita siap menyambut wisatawan,” kata Wishnutama. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.