Jumat, 22 November 19

Menpar Usul Sport Tourism Sebagai Atraksi Unggulan Wisata di Kepri

Menpar Usul Sport Tourism Sebagai Atraksi Unggulan Wisata di Kepri
* Menteri Pariwisata Arief Yahya saat meresmikan kick-off pengusulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Batam di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (16/10/2019). (Foto: Dok Pariwisata)

Jakarta, Obsessionnews.comMenteri Pariwisata Arief Yahya melakukan kunjungan kerjanya ke Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (16/10/2019). Kunjungan kerja itu dalam rangka meresmikan kick-off pengusulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Batam di Batam.

Dalam kesempatan tersebut Arief mengatakan, pentingnya suatu destinasi wisata memiliki atraksi unggulan. Hal itu guna menarik minat para wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara (wisman).

“Untuk Kepri, saya mengusulkan sport tourism sebagai atraksi unggulan,” ujar Arief.

Tak hanya mengusulkan, dia juga menyarankan agar pemerintah provinsi untuk menjadikan Singapura dan Malaysia sebagai tourism hub dalam menggaet lebih banyak wisman ke tanah air.

“Pemerintah Daerah Kepri bisa mempertimbangkan untuk menempatkan country manager di Singapura dan Malaysia, sehingga bisa menjaring wisman yang berkunjung ke sana dan mengarahkannya ke Kepri,” ucap Arief.

Dia menjelaskan, usulan KEK Pariwisata Batam berasal dari PT. Pulau Bintang Mas. “Rencananya, kawasan yang masuk dalam KEK Pariwisata ini adalah Pulau Pengalap dengan luas mencapai 586 hektare,” tambah Arief.

Sementara itu, di Pulau Pengalap kini telah berdiri Resort Kepri Coral yang merupakan salah satu destinasi wisata bahari terbaru di sebelah selatan Pulau Batam.

Menurut pemilik PT Pulau Bintang Emas Harmanto Tan, rencana pembangunan sesuai masterplan adalah hotel berbintang, residensial, villa, dan ruang terbuka hijau dengan jangka waktu pembangunan selama 20 tahun, dengan investasi mencapai Rp11 triliun. Investasi itu mampu menyerap tenaga kerja sekitar 10 ribu orang.

“Bila rencana ini berjalan lancar, kami optimistis bisa mendatangkan 300 hingga 500 ribu wisman ke Kepri Coral setiap tahunnya,” ujar Harmanto. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.