Selasa, 30 November 21

Menpar: Nomadic Tourism Cocok Untuk Indonesia

Menpar: Nomadic Tourism Cocok Untuk Indonesia
* Menteri Pariwisata Arief Yahya. (Foto: Obsessionnews/Popi Rahim)

Tabanan, Obsessionnews.com – Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, nomadic tourism merupakan sebuah jawaban untuk mendongkrak jumlah amenitas pariwisata di Indonesia. Ini juga sekaligus dapat mengimbangi pertumbuhan kunjungan wisatawan.

“Kami akan kembangkan nomadic tourism di beberapa daerah dan menyediakan fasilitas seperti karavan, glamping (glamorous camping), dan homepods bahkan seaplane,” ujar Arief Yahya, seperti dikutip laman Facebook @Kemenpar, Minggu (24/6/2018).

Sesuai karakternya, yaitu nomadic, ketiga fasilitas tersebut juga bisa dipindah-pindahkan alias tidak permanen. Dengan begitu, nomadic tourism ini sangat cocok dikembangkan di daerah-daerah yang belum tersedia akomodasi seperti perhotelan atau pun homestay.

“Kita di Indonesia punya 17.000 pulau, 70.000 desa, ratusan destinasi indah. Kalau harus membangun hotel konvensional perlu waktu yang sangat lama, homestay pun menurut saya masih kurang cepat. Maka, saya umumkan lagi bahwa saya akan memberikan insentif bagi orang yang masuk ke nomadic tourism,” tutur Arief Yahya.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah memperkenalkan homestay Rumah Desa berupa homepod berbentuk rumah telur saat “Ulun Danu Beratan Art Festival IV 2018”. Homepod yang dibangun di pinggir Danau Beratan, Bali, ini diharapkan dapat lebih mendekatkan wisatawan dengan alam. Sebelumnya, Kemepar juga sudah meresmikan homepod ini di Danau Toba, Sumatera Utara. (Popi)

 

Baca juga:

Kemenpar Perkenalkan Rumah Telur di Bali

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.