Rabu, 25 Mei 22

Menpan RB Izinkan PNS Se-Indonesia Telat Masuk Kerja

Menpan RB Izinkan PNS Se-Indonesia Telat Masuk Kerja

Semarang, Obsessionnews.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi mengizinkan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk datang terlambat pada Senin (18/7/2016). Namun, keterlambatan itu hanya untuk mengantar anak berangkat sekolah.

Seperti diketahui, Senin depan merupakan hari pertama masuk bagi siswa baru di tingkat Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas. Menurutnya, langkah ini agar membangun hubungan emosional antara anak, guru, sekolah dan orang tua.

“Jadi mengantar anak sekolah itu sesuatu yang akan memberikan kesan psikologis dan historis yang panjang untuk si anak,” kata dia saat tinjauan ke Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Semarang II, Jalan Ki Mangunsarkoro, Semarang, Jumat (15/7/2016).

Perhatian tidak hanya akan tercurahkan kepada anak saja, namun juga pihak sekolah. Orang tua menjadi poin penting bagi perkembangan anak. Hal itulah yang menjadi alasan dikeluarkannya surat bernomor B/2461/M.PANRB/07/2016 yang diedarkan hari Kamis (14/7/2016) kemarin, guna menindaklanjuti surat edaran Kemendikbud No.28901/MPK.A/KP/2016 perihal permohonan izin bagi ASN di hari pertama masuk sekolah.

Dalam surat tersebut, lanjutnya, PNS wajib melaporkan soal keterlambatan masuk kerja kepada Pejabat Pembina Kepegawaian. Termasuk atasan mereka juga diminta untuk memaklumi keterlambatan bawahannya yang mengantar anak sekolah hari pertama. Namun, bukan berarti PNS bisa tidak masuk kerja dalam sehari. Dispensasi ini hanya berlaku maksimal sampai jam 12 siang.

“Silahkan setiap kepala daerah masing-masing menerjemahkan kondisi daerah masing-masing. Tetapi misal di Pandeglang, Lebak yang sekolahnya di pedalaman, di Badui, dia yang tinggalnya di Badui sekolahnya di Badui Luar misalnya, dia berjalan kakinya saja bisa beberapa jam sehingga itu bisa ditoleransi. Yang penting adalah keterlambatan itu betul-betul untuk mengantar anaknya,” jelasnya.

Terkait respon Kepala Daerah yang sebelumnya sempat diisukan melarang izin terlambat seperti Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, Yuddy mengklaim pernyataan tersebut adalah tidak boleh membolos selama sehari penuh. Baru-baru ini juga di banyak media Basuki menegaskan jika dirinya membolehkan jajaran PNS DKI untuk datang terlambat untuk mengantar anak. (ihy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.