Jumat, 24 September 21

Menlu Pastikan Tidak Ada WNI yang Terjangkit MERS

Menlu Pastikan Tidak Ada WNI yang Terjangkit MERS

Jakarta, Obsessionnews – Pemerintah memberi peringatan terhadap warga negara Indonesia agar mewaspadai penyebaran virus Sindrom Pernapasan Timur Tengah (Middle East Respiratory Syndrome/MERS). Namun Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memastikan sejauh ini belum ada WNI yang Terjangkit virus mematikan tersebut.

“Sejauh ini belum ada laporan apapun yang terkait WNI soal MERS,” ujar Retno saat ditanya wartawan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (9/6/2015).

Kemlu bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan telah mengambil langkah pencegahan dengan mengeluarkan imbauan perjalanan (travel advice) bagi warga yang hendak melakukan perjalanan ke negara-negara di mana kasus MERS terjadi.

“Kita sudah memberikan travel advice di web, sudah koordinasi dengan Kemenkes untuk memberikan informasi yang lebih detail untuk mewaspadai MERS,” katanya.

Pemerintah menyatakan penyebaran virus MERS sudah pada tingkat yang sangat berbahaya. Dalam sepekan terakhir, enam pengidap virus MERS di Korea Selatan (Korsel) tewas. Sebanyak 23 kasus MERS terbaru berada di Korsel, angka ini menambah jumlah akibat virus tersebut menjadi 87 kasus.

“Kita tidak memiliki kewenangan untuk melarang bepergian, tapi yang menjadi kewenangan kita memberikan info selengkap-lengkapnya,” terang Retno.

Dalam imbauan perjalanan yang telah dipublikasikan, pihak Kemlu meminta agar warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah yang terdapat kasus MERS ataupun akan berkunjung ke wilayah atau negara yang terdapat kasus MERS diharapkan agar memperhatikan saran pencegahan yang dianjurkan oleh WHO maupun badan kesehatan setempat.

Pencegahan kesehatan umum yang diimbau yaitu:
1. Menjaga kesehatan diri setiap waktu;
2. Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan toilet, dan ketika tangan kotor;
3. Hindari kontak dekat dengan orang yang menderita infeksi saluran pernapasan akut;
4. Hindari kontak dengan ternak hidup atau hewan sakit atau liar. Jika telah terjadi kontak, disarankan untuk mencuci tangan dengan sabun. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.