Jumat, 27 Mei 22

Menkumham: Pemeriksaan Setnov Tak Perlu Persetujuan Presiden

Menkumham: Pemeriksaan Setnov Tak Perlu Persetujuan Presiden
* Setya Novanto.

Jakarta, Obsessionnews – Pemeriksaan terhadap mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) hingga kini belum bisa dilakukan, karena Kejaksaan Agung masih menunggu surat persetujuan dari Presiden Joko Widodo.

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly menilai pemeriksaan terhadap Setnov bisa dilakukan tanpa harus menunggu persetujuan Presiden Jokowi. Yasonna beralasan karena kasus yang menjerat Setnov termasuk dalam ranah Tindak Pidana Korupsi.

“Saya kira ini kan tipikor jadi gak perlulah, itu apalagi beliau kan gak dalam kapasitas tugas. Saya kira tipikor tak perlulah,” ujar Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (6/1/2016).

Jadi menurut Yasonna, Jaksa Agung bisa meneruskan proses penyelidikan yang sudah berlangsung itu. Sebagai pejabat negara, Setnov dianggap telah melakukan perbuatan yang memenuhi unsur Tipikor.

“Dia menang pejabat negara tapi kan debatablelah itu, katanya kan pertemuan individu-individu tapi itu kan bukan pertemuan resmi DPR,” terangnya.

Yasona baru saja bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta. Dalam pertemuan itu, menteri asal PDI Perjuangan ini melaporkan hasil kunjungan kerjanya ke Makau.

“Saya laporan kan saya baru dari luar liat Imigrasi di luar di hukum di Makau, karena banyak warga negara di luar, jadi harus buka kantor sampai minggu,” ungkap dia. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.