Selasa, 24 November 20

MenkopUKM Resmikan Logo Baru LPDB, Wujudkan Layanan Berkualitas

MenkopUKM Resmikan Logo Baru LPDB, Wujudkan Layanan Berkualitas
* MenkopUKM, Teten Masduki bersama Dirut LPDB, Supomo saat peluncuran logo baru (Foto : Humas)

Bandung, Obsessionnews.com – Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki meresmikan logo baru Lembaga Pengelola Dana Bergulir – Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) sekaligus menandai lahirnya New LPDB sebagai wujud transformasi layanan yang berkualitas dan cepat. Teten mengatakan logo baru LPDB tersebut menunjukkan pembenahan di dalam agar LPDB bisa lebih meningkatkan kualitas pelayanannya dalam mendampingi dan mendorong koperasi untuk bisa berkembang.

“Dulu ada kesan  LPDB musuh koperasi. Itu dulu. Sekarang sudah berubah harus membantu koperasi,” kata Menteri saat peluncuran logo baru LPDB, Kamis (19/11/2020) di Bandung kemarin.

Dia mengharapkan LPDB memiliki pendekatan seperti perusahaan modal ventura  yang tidak hanya sekedar melakukan penyaluran tetapi juga mendampingi koperasi agar cepat berkembang. Teten yakin semangat LPDB dalam melayani koperasi semakin besar setelah adanya logo baru. Dia juga berharap LPDB tidak hanya menyalurkan dana bergulir kepada koperasi-koperasi besar, tetapi juga harus mampu melihat koperasi yang punya potensi berkembang.

“Pak Pomo (Dirut LPDB) kan punya latar belakang modal Ventura, kita ingin seperti itu dimana model usaha Ventura juga dapat diterapkan di LPDB. Saya pesan, Pak Pomo coba bikin semacam head hunter untuk mencari koperasi yang kecil namun memiliki potensi untuk berkembang,” katanya.

Dia mengemukakan koperasi di Indonesia yang jumlahnya 123 ribu banyak yang kecil-kecil.  Jumlah koperasi itu sudah cukup dan jika perlu merger di antara koperasi agar bisa mencapai skala bisnis atau skala keekonomian. Sebab, koperasi sejatinya adalah  menjadi penghela ekonomi rakyat.

Teten mengatakan sejak tahun 2020, LPDB telah memberikan prioritas layanan dana bergulir kepada koperasi yang sehat dan terutama koperasi produksi. Menurutnya ke depan  harus diperkuat koperasi berbasis produksi, tidak hanya perdagangan semata. Jika hanya mengandalkan usaha perdagangan, keuntungan yang diperoleh koperasi relatif kecil, sementara keuntungan yang jauh lebih besar diperoleh usaha besar yang memproduksi barang yang dijual koperasi.

“Jika rakyatnya hanya disuruh dagang saja, ya keuntungan recehan, misalnya jual tepung dari usaha besar,” pungkasnya..

Sementara itu, Dirut LPDB-KUMKM Supomo mengatakan dengan adanya logo baru ini,  LPDB-KUMKM harus melakukan reformasi secara internal sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa  lebih optimal,  lebih ramah dan tepat sasaran.

” Logo baru ini menjadi cambuk bagi kami agar mampu meningkatkan kualitas layanan pada masyarakat, lebih bersahabat dan ramah sekaligus penyalurannya tepat sasaran,” ujar Supomo. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.