Selasa, 19 Oktober 21

Menkop Harap UKM Tak Khawatir Masuk Pasar Luar Negeri

Menkop Harap UKM Tak Khawatir Masuk Pasar Luar Negeri
* Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga, menyerahkan sertifikat HKI kepada pelaku UKM Sumbar.

Padang, Obsessionnews.com – Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga, menyerahkan sertifikat hak atas kekayaan intelektual (HKI), yakni hak cipta dan sertifikat halal untuk sembilan pelaku  UKM di Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar). Sertifikat itu diserahkan secara gratis.

“Ini semua gratis, sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk UKM,” kata Puspayoga di Kota Padang, Sumbar, Selasa (26/9/2017).

Puspayoga mengatakan, pihaknya bergerak cepat memberikan sertifikat hak cipta untuk sejumlah UKM agar tidak ada pihak lain yang mengklaim hak cipta tersebut. Dengan memiliki sertifikat hak cipta, kata dia, maka produk usaha tersebut bisa dijual ke mana saja tanpa khawatir termasuk ke luar negeri.

“Kita tahu ada saja negara lain yang mengklaim produk kita,” kata Puspayoga.

Gusri Wahyuni perajin bordir kerancang motif baluik patai-patai mengungkapkan rasa senangnya mendapatkan sertifikat hak cipta.  Dia mengatakan, selama ini informasi yang diperoleh bahwa motif bordir tidak bisa mendapat sertifikat hak cipta.

“Ternyata selama ini saya dapat informasi yang salah. Fasilitas hak cipta gratis dari Kemenkop UKM ini sangat membahagiakan kami sebagai IKM bordir,” kata Gusri.

Gusri mengatakan setelah mendapat  sertifikat hak cipta, dia optimistis bordir kerancang bermotif baluik patai-patai tidak akan ada yang bisa meniru. Ini akan menguntungkan usahanya, karena dia merupakan satu-satunya yang memproduksi motif tersebut.

Dia juga yakin, produksi bordirnya juga akan meningkat yang saat ini masih memproduksi 2 kodi per bulan. Gusri berencana memperluas pemasarannya sampai ke daerah lain di luar Sumbar. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.