Minggu, 5 Desember 21

Menkop Bolehkan Minimarket Jual Bir di Tempat Wisata

Menkop Bolehkan Minimarket Jual Bir di Tempat Wisata

Jakarta, Obsessionnews – Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mendukung kebijakan pemerintah yang melarang minimarket menjual minuman beralkohol alias minuman keras. Menurut Puspayoga larangan itu sangat baik untuk melindungi generasi muda.

“Itu bagus untuk pembinaan generasi muda, saya dukung sekali,” ujar Menkop Puspayoga di kantornya Jln HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2015).

Puspayoga mengatakan tidak hanya narkoba saja yang harus dijauhkan dari generasi muda, tetapi juga minuman beralkohol karena dianggap bisa menimbulkan efek negatif. Namun ada pengecualian bagi dia, seperti di tempat-tempat wisata miras boleh saja dijual tapi khusus bagi wisatawan asing.

“Yang beli untuk tamu bolehlah. Yang beli orang asing boleh, karena orang asing sukanya bir,” katanya.

Seperti diketahui, mulai 16 April 2015, kebijakan larangan penjualan minuman keras di minimarket di Indonesia mulai berlaku efektif. Larangan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan No 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran dan penjualan minuman beralkohol.

Permendag tersebut melarang penjualan minuman beralkohol golongan A yakni yang memiliki kadar alkohol di bawah 5 persen antara lain jenis bir, dilarang dilakukan di minimarket. Penjualan hanya boleh di supermarket atau hipermarket namun hanya boleh dikonsumsi di lokasi.

Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengatakan kebijakan itu dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan miras oleh anak-anak. Selain dinilai merusak moral, Gobel juga meyakini dampak miras juga akan berimbas kepada daya saing suatu bangsa.

“Apabila anak muda sudah biasa minum miras, maka faktor kesehatan dan pola pikir bisa terganggu,” tegas Mendag. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.