Sabtu, 28 Mei 22

Menkominfo Mengimbau Wartawan Tidak Mengunggah Sertifikat Vaksinasi ke Medsos

Menkominfo Mengimbau Wartawan Tidak Mengunggah Sertifikat Vaksinasi ke Medsos
* Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Johnny G. Plate, mengimbau agar wartawan peserta Program Vaksinasi Tahap II Awak Media se-Jabodetabek untuk tidak mengunggah sertifikat vaksinasinya ke sosial media. (Foto: pramborsfm.com)

Jakarta, Obsessionnews – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Johnny G. Plate, mengimbau agar wartawan peserta Program Vaksinasi Tahap II Awak Media se-Jabodetabek untuk tidak mengunggah sertifikat vaksinasinya ke sosial media.

Hal tersebut disampaikan Johnny di hadapan ribuan orang wartawan yang dijadwalkan untuk menerima dosis kedua vaksin COVID-19 lewat Program Vakinasi kerja sama antara Dewan Pers, Kominfo dan Kemenkes RI, di Hall Basket A Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Selasa,(16/3/21).

“QR Code yang tertera pada sertifikat vaksin mengandung informasi sensitif tentang pemiliknya seperti nama, tanggal lahir, dan juga nomor NIK. Data pribadi ini, jika tidak hati-hati, bisa disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (16/03/2021).

“Mohon wartawan sebagai agen pencerah dan perubahan perilaku bantu menyosialisasikan hal ini kepada masyarakat,” ucapnya.

Ia berharap dengan diterimanya vaksinasi tahap kedua, wartawan dapat beraktivitas seperti biasanya.

“Selanjutnya saya berharap semoga dengan diterimanya vaksinasi dosis kedua ini, kekebalan tubuh wartawan dapat segera terbentuk sehingga ke depannya bisa segera beraktivitas dan melakukan kegiatan pemberitaan seperti sedia kala,” ujar Johnny.

Pada kesempatan yang sama Anggota Dewan Pers, Agus Sudibyo, menjelaskan bahwa program vaksinasi yang dilakukan tersebut hanya dapat mengakomodir wartawan yang sebelumnya sudah menerima vaksinasi tahap pertama pada tanggal 25-27 Februari 2021 lalu.

“Sehubungan dengan keterbatasan kuota vaksin dan pentingnya penerapan protokol kesehatan di lokasi kegiatan, vaksinasi kali ini tidak dapat melayani pendaftaran peserta pada hari pelaksanaan kegiatan ataupun awak media yang sebelumnya belum pernah menerima vaksinasi,” ujar Agus. (Has)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.