Minggu, 28 November 21

Menko Maritim Luncurkan Sail Selat Karimata 2016

Menko Maritim Luncurkan Sail Selat Karimata 2016
* Konferensi pers Sail Selat Karimata 2016 di gedung BPPT, Jakarta Pusat, Rabu (1/6/2016).

Jakarta, Obsessionnews – Menko Maritim Rizal Ramli yang didampingi Menteri Pariwisata Arief Yahya beserta Gubernur Jambi, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau dan Bangka Belitung, secara bersama memukul gendang, pertanda resmi dibukanya Sail Selat Karimata 2016 di gedung BPPT, Jakarta Pusat, Rabu (1/6/2016).

“Even tahunan ini sangat penting dalam peran sebagai penggerak roda pereknomian, dan ini bentuk kepedulian pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Rizal.

Peluncuran Sail Selat Karimata (SSK) 2016 yang akan diselenggarakan pada Agustus hingga Oktober mendatang dimeriahkan dengan pameran potensi empat daerah provinsi di kawasan utama SSK 2016, dan juga pertunjukan atraksi budaya.

SSK 2016 nanti memiliki kegiatan utama, yakni, pertama, diisi dengan seminar nasional tentang kemaritiman di provinsi Jambi pada 25 Agustus 2016.

rizal ramli -0
Rizal Ramli.

Kedua, dilanjutkan dengan acara puncak pada 15 Oktober di kabupaten Kayong Utara, Kalbar, diisi berbagai hiburan, diantaranya, intenational yacht competation, kompetensi sambal, asian duren competation, asian textile, design competation, dan kayong boxing competation.

Tak kalah penting, acara puncak ini juga akan dijadwalkan hadir adalah Presiden RI Joko Widodo, dan dimeriahkan oleh 500 siswa yang dipimpim oleh para koreografer kenamaan Indonesia.

Selanjutnya, ketiga, pada 22 Oktober mendatang di meriahkan oleh Festival Belitong, dana keempat diadakannya festival bahari Kepulauan Riau (Kepri) pada 28 oktober nantinya.

Selain itu, dalam festival bahari Kepri ini, pemerintah turut mengundang para yachter dan cruiser dari luar negeri, untuk melihat dan menikmati keindahan destinasi wisata di provinsi tersebut.

Menko Maritim Rizal Ramli pun mendesak kementerian dan lembaga yang terlibat even bahari terbesar itu, agar bersungguh-sungguh berkoordinasi dalam persiapan perhelatan yang akan digelar pada Agustus hingga Oktober 2016 ini.

Rizal Ramli menekankan, pentingnya even tahunan itu untuk menjadi penggerak roda perekomonian di kawasan Indonesia bagian barat.

Saya tidak ingin sekali even ini selesai, terus tidak ada apa-apa setelahnya, harus ada impact (dampak) yang dirasakan rakyat,” ucap Menteri Rizal.

Makanya Rizal menginginkan konteks Sail Karimata dapat dibuktikan, seperti adanya perbaikan jalan, pembangunana marina baru atau dermaga floating (terapung), agar kapal pesiar asing bisa masuk.

“Cimahi sudah bisa bikin Floating marina dan dini bisa kita manfaatkan,” timpalnya. (Popi Rahim, @popirahim29)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.