Kamis, 28 Januari 21

Menkeu Optimis Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,4 Persen

Menkeu Optimis Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,4 Persen
* Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Jakarta, Obsessionnews.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani optimis pertumbuhan ekonomi pada 2018 bisa mencapai 5,4 persen. Ia menuturkan, target yang dipatok pemerintah dianggap realistis di tengah ketidakstabilan ekonomi dunia.

Sri Mulyani mengatakan, untuk bisa mencapai target pertumbuhan ekonomi tersebut, pemerintah akan mendorong dan memperkuat seluruh sumber pertumbuhan. Beberapa di antaranya, konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor, dan belanja pemerintah yang lebih produktif dan efisien.

Selain itu kata dia, pemerintah perlu menjaga pertumbuhan konsumsi domestik sebesar 5,1 persen. Realisasi tersebut harus didukung dengan stabilitas harga bahan pokok dan ketersediaan pasokan pangan akan dijaga. Program bantuan sosial yang komprehensif dan lebih tepat sasaran akan diperkuat.

“Momentum perbaikan tersebut perlu dipertahankan dan ditingkatkan untuk mewujudkan pertumbuhan yang lebih baik ke depan,” ujar Sri Mulyani saat Sidang Paripurna ke 4 tentang RAPBN 2018, Kamis (31/8/2017).

Sri Mulyani juga menjelaskan pertumbuhan investasi di Indonesia pada 2018 ditargetkan naik ke level angka 6,3 persen. Ia mengatakan investasi akan didorong melalui keberlanjutan pembangunan proyek utama nasional serta berbagai kebijakan simplikasi peraturan, percepatan dan mempermudah kegiatan usaha serta proses bisnis yang dilakukan pemerintah.

Selain itu, untuk bisa menekan defisit neraca perdagangan, Sri Mulyani mengatakan kinerja ekspor pada 2018 diharapkan tumbuh 5,1 persen. Sementara, impor difokuskan untuk stabilisasi dan pemenuhan kebutuhan prioritas seperti proyek infrastruktur, pangan, dan bahan baku dengan tetap memperkuat produksi dalam negeri.

“Pemerintah akan mendorong ekspor melalui pengembangan pasar baru yang potensial, peningkatan peran UKM berorientasi ekspor, promosi destinasi wisata Indonesia,” ujar Sri.

Ia juga menekankan kualitas pertumbuhan ekonomi dan aspek keadilan akan terus ditingkatkan, dengan demikian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen dapat tercapai dengan kemampuan untuk mengurangi pengangguran, kemiskinan dan ketimpangan secara lebih efektif dan lebih cepat. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.