Senin, 27 September 21

Menhan Tak Akan Biarkan Selat Malaka Seperti di LCS

Menhan Tak Akan Biarkan Selat Malaka Seperti di LCS

Jakarta, Obsessionnews – Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan Selat Malaka adalah  porosnya dunia, yaitu 80 persen pedangan lewat Selat itu. Oleh karena itu, Selat Malaka tidak boleh dibiarkan seperti konflik yang terjadi di Laut China Selatan (LCS) dan Negara Somalia dengan adanya perompak di perairan lautan.

“Dibiarkan ada perompak, tentunya negara yang terdekat Thailand, Malaysia dan Singapura, harus bekerjasama,” ujar Ryamizard di Gedung Kemhan, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (26/5/2015).

Dia juga menyampaikan, jangan dijadikan kawasan tersebut untuk berperang. “Kita tidak ingin di daerah kawasan Asean jadi konflik bersenjata,” pungkas Ryamizard.

Sekedar untuk diketahui, Para menteri luar negeri Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) menyatakan cemas atas ketegangan yang meningkat setelah Vietnam dan Filipina siap bentrok dengan China di perairan yang disengketakan. Hal itu diungkapkan sehari menjelang KTT ASEAN di Naypyidaw, Myanmar.

Ketegangan di Laut China Selatan meningkat pekan ini setelah Beijing memindahkan satu anjungan pengebor minyak di perairan yang juga diklaim Hanoi, memicu konflik di mana Vietnam mengatakan kapal-kapalnya diserang. Insiden itu mengundang satu pernyataan keccemasan dari PBB.

Manila, yang meminta pengadilan PBB menetapkan mengenai klaim-klaim China atas sebagian besar laut itu, juga menahan 1 kapal penangkap ikan China di perairan yang disengketakan itu.

Para menlu ASEAN mendesak semua pihak yang terlibat mengekang diri dan menghindarkan aksi-aksi yang dapat merusak perdamaian dan stabilitas di daerah itu. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.