Jumat, 2 Desember 22

Mengenaskan, Organ Tubuh Indra Dimakan Harimau Sumatera

Mengenaskan, Organ Tubuh Indra Dimakan Harimau Sumatera
* Harimau Sumatera. (Foto: Mona Patel)

Pekanbaru, Obsessionnews.com – Konflik antara manusia dengan harimau kembali terjadi. Kali ini seorang pria bernama Indra (36) tewas diterkam harimau di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Jasad korban ditemukan mengenaskan dengan hilangnya organ tubuh yang sudah dimakan.

Kejadian bermula saat korban sedang mandi pergi ke sumur yang berjarak 30 meter dari pondok yang dihuninya pada Minggu (25/8/2019) sore. Lokasinya berada di Dusun Sinar Danau Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran. Korban yang hendak mandi di sumur tiba-tiba diserang harimau.

“Saat korban pergi mandi, rekannya bernama Andi tiba-tiba mendengar teriakan. Andi mencoba melihat temannya, saat itu terlihat harimau tengah menyerang korban,” kata Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony kepada wartawan, Selasa (27/8/2019).

Melihat ada harimau, kata Rony, teman korban berlari mencari pertolongan warga. Namun sesampainya di lokasi, korban sudah tidak ada dibawa kabur harimau. Pada malam harinya sekitar pukul 19.00 WB, korban berhasil ditemukan dalam keadaan tewas.

Rony menjelaskan, Indra ditemukan tewas dengan organ tubuh korban yang tak lagi utuh karena disantap harimau liar. Kaki korban sebelah kiri dan lengan kanan hanya tersisa tulang. Kemudian, kata Rony, di bagian leher belakang ada bekas gigitan taring harimau.

“Sehari kemudian, Senin (29/8) warga sekitar mengevakuasi korban dari lokasi. Kondisi korban sangat mengenaskan, paha kiri dan lengan kanan dimakan harimau,” kata Rony.

Diketahui lokasi penyerangan harimau liar ini adalah wilayah jelajah harimau Bonita. Pada 2018 silam, Bonita juga menyerang dua warga hingga tewas. Korban pertama Jumiati pekerja perkebunan sawit di perusahaan Malaysia. Korban kedua seorang pria asal bernama Yusri.

Bila dilihat rekam jejak dua korban tewas yang diserang Bonita kondisinya berbeda. Bonita dua kali menyerang hingga tewas namun tidak menyantap organ tubuh korbannya. Bonita hanya membunuhnya dengan menancapkan taringnya di leher korban.

Untuk kasus sekarang ini, kondisi korbannya justru disantap harimau. Bonita yang menerkam dua warga sempat dievakuasi dari lokasi sekarang dibawa ke pusat rehabilitasi harimau sumatera di Sumbar. Setahun Bonita di sana, kembali di lepas ke alam liar di Riau. Polisi masih menyelidiki jenis harimau ini lebih lanjut. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.