Jumat, 12 Agustus 22

Mengapa Kiper Sering Pura-pura Cedera?

Mengapa Kiper Sering Pura-pura Cedera?
* Ilustrasi kiper pura pura cedera. (Getty/Goal)

Pertandingan sepak bola akan terasa menarik jika dilakukan dalam koridor fair play, namun tak jarang ada beberapa yang menjadikan kemenangan sebagai harga mati.

Penjaga gawang biasa menangkap bola di udara, lalu menjatuhkan diri dan berguling-guling kesakitan. Pernahkah melihat kejadian itu?

Tekanan harus menang lantas diterjemahkan mereka lewat berbagai cara, salah satunya adalah memalsukan cedera. Sayangnya, praktik curang itu sering dilakukan oleh pesepak bola, termasuk para penjaga gawang, di menit kritis.

Tentu kita pernah melihat adegan kiper menangkap bola di udara dan berguling-guling mengerang kesakitan tak lama setelahnya. Lantas mengapa mereka melakukannya?

Terlepas dari pendapat Anda, masing-masing alasan ini valid di mata kiper saat mereka melakukannya.

Yang pertama tentu adalah ingin mengulur waktu.

Dengan memalsukan cedera, menit bermain diharapkan terus bergulir demi mendekatkan mereka pada tujuan utama; entah itu mempertahankan kemenangan atau menjaga skor yang ada.

Selain itu, wasit praktis akan menghentikan pertandingan apabila kiper terkapar di lapangan, dan itu menjadi kesempatan bagus untuk timnya bernapas sekaligus meredam intensitas serangan lawan.

Meski begitu, tidak semua kiper melakukan tindakan kurang sportif tersebut. Terkadang, sentuhan kecil yang tampak tidak berbahaya bisa menyebabkan rasa sakit betulan, apabila musuhnya tengah dalam lari kencang.

Pada Ramadan 2018 lalu, penjaga gawang Tunisia Mouez Hassen dipaksa berpura-pura cedera demi memberi keuntungan timnya untuk berbuka puasa.

Hal itu dibenarkan pelatih Nabil Naaloul. Ia mengatakan,“Itu jelas adalah strategi saya. Saya sudah menyiapkannya karena kami punya banyak pemain yang berpuasa,” ujarnya kepada BBC.

“Itu awalnya tidak berjalan baik di pertandingan [uji coba] pertama karena Mouez tidak cukup paham ketika saya menyuruhnya untuk berpura-pura cedera demi membiarkan para pemain, juga staf, untuk berbuka puasa.

“Saya juga memasukkan [gelandang] Yassine Meriah, tapi dia juga tidak paham. Tapi itu lebih mudah di pertandingan kedua karena kami sudah memberitahunya terlebih dahulu,” ujarnya seperti dilansir goal.com.

Hassen kemudian jadi bahan pembicaraan di Twitter, termasuk pesepakbola Chaker Alhadhur, yang menyentil: “Sekarang jujur saja, kamu pasti berpura-pura!.”

Menanggapi itu, Hassen mencuit: “Saya memang cedera, bro”, sembari menambahkan emoji tertawa. (Goal.com/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.