Sabtu, 23 Oktober 21

Mengapa Banyak Manusia Masuk Neraka

Mengapa Banyak Manusia Masuk Neraka
* Ilustrasi neraka. (Foto: Dream)

Allah SWT ber’firman seperti berikut ;

Al+ladzii khalaqal mauta wal hayaata liyablueakum ayyukum ahsanu’ amaala, wa’ huwal aziizul ghafuur.

Yang telah menjadikan mati dan hidup (manusia), supaya Dia (Allah) menguji kamu siapa diantara kamu yang lebih baik Amalan’nya, dan Dia (Allah) maha perkasa lagi maha pengampun.

(QS : Al-Mulk 67 : 2)

Para Alim ulama sepakat yang dimaksud dengan Amalan’nya adalah Amalan dhohir dan Amalan hati.

Amalan dhohir banyak manusia yang mampu dan baik seperti sholat’nya yang fardhu dan sunnah dikerjakan tepat waktu, puasa, haji, zakat, infaq-shadaqoh, baca Al-Qur’an dlsb.

Amalan hati adalah ujian terberat bagi setiap orang, karena tidak semua orang mampu mengerjakan’nya dan sedikit sekali orang yang mampu melaksanakan.

Pada umum’nya setiap orang punya hati dan didalam hati itu banyak penyakit seperti sifat ujub dengan diri sendiri, sifat sum’ah ingin dipuji, sifat riya suka pamer dengan apa yang kita miliki, sifat ghibah suka menggunjing keburukan orang lain.

Penyakit hati banyak sekali ragam’nya seperti :

1. Qalbun mayyit, hati yang mati (tidak pernah dzikir kepada Allah).

2. Qalbun mari’id, hati yang buruk karena banyak penyakit seperti iri-hati, syirik, dengki, dendam, benci, hasad-hasut, fitnah, adu-domba, dan lain sebagainya.

3. Qalbun salim, hati yang baik dan hidup karena selalu berdzikir mengingat Allah setiap waktu.

Bagaimana cara menghilangkan penyakit hati, para Alim ulama menjelaskan dengan dua cara yaitu :

Pertama dengan melakukan sholat taubat dua raka’at, selesai salam ber’istighfar 100 kali sebagai bentuk pengampunan dosa dan kesalahan.

Kedua dengan cara berdzikir mengingat Allah yang sebanyak-banyaknya Laa illahaa illallah, Tiada Tuhan selain Allah
sampai meneteskan air mata (menangis).

Cepat atau lambat penyakit hati dapat hilang sedikit demi sedikit, tergantung rutinitas dzikir’nya (Istiqomah).
Karena amal perbuatan tergantung pada niat’nya dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati.

Dan yang tidak bisa di ingkari bahwa setiap manusia mempunyai sifat sombong.
Dalam hadits Qudsi dikatakan, Kesombongan itu adalah pakaian-Ku dan barang siapa yang berani memakai pakaian-Ku maka Aku tempatkan mereka didalam Neraka.

Kesimpulan, akibat buruk’nya Amalan hati dan sifat Sombong maka tidak sedikit jumlah manusia yang masuk Neraka.

Allah SWT ber’firman ;
Wa’ I’m minkum illa wariduha, kana ala’ rabbika hatmam maqdiyyan.

Dan tidak ada seorang’pun dari-Mu melainkan mendatangi Neraka itu.
Karena hal itu bagi Allah  adalah kepastian yang sudah ditetapkan.

(QS : Maryam 19 : 71)

Keharusan dzikir mengingat Allah dalam firman’nya sebagai berikut:

Ya’ Ayyuhal lazinaa Amani zkurullaha zikran kasiran.

Hai… Orang-orang yang beriman, ber’dzikirlah dengan menyebut nama Allah, dzikir yang sebanyak-banyak’nya.

(QS : Al-Ahzab 33 : 41)

Taqarrub-lah kamu kepada Allah dengan Amalan-amalan shalih.

Keharusan bagi manusia untuk selalu ber’dzikir mengingat Allah di waktu pagi dan petang.

Surga itu dihiasi oleh hal-hal yang tidak menyenangkan dan Neraka dihiasi oleh hal-hal yang menyenangkan syahwat.

Maha besar Allah dengan segala firman-nya.

By zeyn assyaff

(Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.