Kamis, 2 Desember 21

Mendikbud Kunjungi Siswa Tuna Rungu Peserta UN

Mendikbud Kunjungi Siswa Tuna Rungu Peserta UN

Jakarta, Obsessionnews – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan di hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN), Senin (13/4/2015), mengunjungi SMA Luar Biasa Negeri 01 Jakarta. Ada 10 siswa tuna rungu yang mengikuti UN di sekolah yang terletak di Jalan Raya Pertanian, Lebak Bulus, Jakarta ini.

Mendikbud tiba di sekolah itu sekitar pukul 7.00 WIB, dan langsung mendatangi para siswa yang sudah duduk di dalam ruang ujian. Ia mengatakan, kehadirannya di sekolah tersebut untuk melihat dan mendoakan para siswa agar dapat mengerjakan soal-soal UN dengan baik.

“Apakah adik-adik sudah siap? Semoga adik-adik bisa mengerjakan ujian nasional dengan baik,” tutur Anis Baswedan yang dibantu menggunakan bahasa isyarat oleh salah satu guru sekolah tersebut.

Mendikbud pun menyalami seluruh siswa dan bertanya kepada mereka satu per satu. Siswa pertama beruntung yang ditanya bernama Fitria. Siswa ini ditanya mengenai rencananya setelah lulus sekolah.

Fitria yang akrab disebut Pipit ini lalu menjawab, dirinya ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. “Sukses ya,” sambut Mendikbud.

Tak hanya itu, Siswa lain yang diajak berdialog oleh Mendikbud adalah Istiar Lutfiani. Meski belum memiliki rencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, namun Istiar mengaku ingin mengembangkan hobinya menjahit. Mendengar hal itu,

“Bagus!” ujar Mendikbud sambil mengacungkan jempolnya.

Pihaknya ingin memastikan bahwa setiap anak yang berhak mengikuti UN, benar-benar dapat menjalani ujian tersebut. “Pesan utamanya adalah tidak ada anak Indonesia yang tidak berhak mengikuti UN, karena berkebutuhan khusus kemudian dinomorduakan. Semua mendapat perlakukan yang sama. Dan ini adalah prinsip yang harus dipegang,” jelasnya.

Menurut Mendikbud, anak-anak berkebutuhan khusus juga memiliki hak yang sama untuk bisa hidup mandiri, meraih cita-cita dan kebahagiaan, seperti anak-anak lainnya. “Saya melihat, persiapan yang dilakukan di sekolah ini sudah baik,” ungkap Mendikbud.

Sama seperti siswa di sekolah umum lainnya, pada hari pertama UN ini, siswa di SMALB mengikuti mata pelajaran bahasa Indonesia. Para siswa berkebutuhan khusus ini akan mengikuti UN hingga Rabu (15/4), dengan tiga mata pelajaran yang diujikan, yaitu bahasa Indonesia, matematika dan bahasa Inggris. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.