Minggu, 28 November 21

Mendagri Segera Nonaktifkan Bupati Banyuasin

Mendagri Segera Nonaktifkan Bupati Banyuasin

Padang, Obsessionnews.com- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo segera menentukan sikap atas status Bupati Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), Yan Anton Ferdian, pasca ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mendagri mengaku terus berkoordinasi dengan KPK. Mendagri akan menonaktifkan Yan Anton Ferdian, jika KPK memberikan surat ke Mendagri.

Sikap tegas itu disampaikan Mendagri setelah  setelah memberikan materi pada konferensi nasional hukum tata negara ke tiga, tema demokrasi partai politik di kampus Universitas Andalas Padang, Senin (5/9).

Tjahjo Kumolo sangat menyesalkan banyaknya kepala daerah menjadi tersangka kasus-kasus korupsi. Kasus korupsi yang menjerat kepala daerah juga termasuk yang baru dilantik.

Kasus korupsi yang menjerat kepala daerah disebabkan rendahnya pemahaman mereka terhadap kasus tidak pidana korupsi.

“Saya sangat menyesalkan prilaku korupsi ditingkat kepala daerah, seharusnya mereka menjalankan mandat dari masyarakat bukan memanfaatkan kekuasan untuk korupsi,” ungkapnya.

Ia berjanji akan memberikan sanksi tegas bagi kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi. Bupati Banyuasin, Sumsel akan diberhentikan setelah ada surat dari KPK.

Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT), Minggu (4/9).

Mendagri juga menegaskan bahwa ia telah mengetahui temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terhadap 10 kepala daerah yang memiliki rekening mencurigakan, karena masing-masing kepala daerah memiliki Rp 1 triliun. Namun, Tjahjo Kumolo tidak mau menyebut kepala-kepala daerah tersebut. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.