Minggu, 23 Januari 22

Mendagri Bantah Insiden Tolikasi Terkait Isu SARA

Mendagri Bantah Insiden Tolikasi Terkait Isu SARA

Jakarta, Obsessionnews – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan insiden pembakaran tempat ibadah di Kabupaten Tolikara, Papua merupakan kejadian spontan dilakukan oleh sekelompok orang yang sedang emosional . Sebaliknya dia membantah insiden tersebut bermotif Suku, Agama, Ras, Antargolongan (SARA).

“Tolikara bukan isu SARA, namun merupakan luapan sekelompok anggota masyarakat yang kesal dan emosional,” kata Tjahjo melalui siaran pers tertulisnya yang diterima Obsessionnews, Senin (20/7/2015).

Tjaho percaya aparat kepolisian dapat menyelidiki penyebab terjadinya insiden yang menewaskan satu orang tersebut. Semua pihak diminta menahan diri serta tidak mengeluarkan pendapat yang bisa memperkeruh masalah.

“Akan saya sampaikan dalam pertemuan dengan jajaran Pemda Kabupaten Tolikara, khususnya kepada Bupati dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, untuk saling berkoordinasi dan mengayomi rakyat, memahami apa yang diinginkan masyarakat dan diselesaikan secara musyawarah,” kata Tjahjo.

Tjahjo tengah melakukan kunjungan kerja ke Tolikara. Pertemuan akan ia lakukan untuk meminta semua pihak tersebut saling berkoordinasi dalam mengayomi. Tujuannya lanjut Tjahjo, agar ke depan persoalan di Tolikara tidak akan akan terulang kembali.

Mantan Sekjen PDIP itu menjelaskan bahwa ada beberapa langkah penanganan yang harus dilakukan oleh pemerintah, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat papua. Ia berjanji akan melibatkan partisipasi masyarakat papua sebagai pelaku pembangunan daerah.

Tjahjo mengakui Papua adalah daerah otonomi khusus sehingga perlu perlakuan khusus oleh negara dalam menangani setiap permasalahan. Dalam konteks sosial kultural masyarakat, perlakuan khusus merupakan salah satu kunci sukses pembangunan masyarakat Papua. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.