Minggu, 5 Februari 23

Mendag Yakin RI Masuk 40 Besar Ease of Doing Business Index

Mendag Yakin RI Masuk 40 Besar Ease of Doing Business Index

London, Obsessionnews- Mengikuti dalam rangkaian kunjungan kerja Presiden RI ke Jerman, Menteri Perdagangan Tom Lembong melakukan pertemuan bilateral dengan Parliamentary State Secretary of the Federal Ministry of Economy and Energy Republik Federal Jerman, Iris Gleicke.

Pertemuan yang membahas peningkatan kerja sama perdagangan antara Indonesia dengan Jerman, dan juga mengenai IEU CEPA. Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengatakan  Indonesia dapat masuk pada 40 besar dalam Ease of Doing Business Index.

“Pemerintah Indonesia bertekad menempatkan diri pada 40 besar dalam Ease of Doing Business Index,” tegas Tom pada pertemuan tersebut di Berlin, Jerman, Senin (18/4).

Tekad ini disampaikan Tom Lembong dalam forum bisnis ini diikuti ratusan pengusaha Jerman, antara lain Deustche Bank, Ferrostaal, Siemens, dan Meyer Welft dalam Indonesia-Germany Business Forum di Berlin, Jerman.

Data Bank Dunia mengungkapkan, Indonesia menempati peringkat ke-109 dalam Rank of Doing Business pada 2016. Ranking ini mengalami kenaikan sebesar 11 peringkat dari posisi tahun sebelumnya yang hanya menempati peringkat ke-120.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada lima tahun terakhir (2011- 2015) menunjukkan total nilai perdagangan Indonesia-Jerman turun sekitar 2,2 persen per tahun. Neraca Perdagangan Indonesia dengan Jerman juga terus menunjukkan defisit pada periode waktu yang sama. Pada 2015, defisit neraca perdagangan Indonesia dengan Jerman mencapai USD 807,87 juta, atau turun sekitar 36,4 persen dibandingkan pada 2014 yang mencapai USD 1,27 miliar.

Ekspor Indonesia ke Jerman saat ini masih didominasi produk alas kaki, minyak sawit, karet alam, dan pakaian ata tekstil. Sementara itu, impor Indonesia dari Jerman didominasi produk permesinan, peralatan elektronika, kendaraan bermotor, dan obat-obatan.

Dari sisi penanaman modal asing, nilai realisasi investasi Jerman di Indonesia mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Pada 2014, nilai investasi Jerman mencapai USD 50,1 juta dan meningkat menjadi USD 57,3 juta pada 2015. Investasi Jerman hanya menempati peringkat ke-20 terbesar bagi Indonesia pada tahun 2015. (Aprilia Rahapit)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.