Sabtu, 18 September 21

Mendag: Indonesia Negara dengan Perekonomian Terbesar ke-15 di Dunia

Mendag:  Indonesia Negara dengan Perekonomian Terbesar ke-15 di Dunia

Gia
Manado-Saat ini Indonesia adalah negara dengan perekonomian terbesar ke-15 di dunia dengan nilai Rp 10 triliun pada 2012.
Hal itu diungkapkan oleh Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan saat memberikan kuliah umumyang bertema ‘Revitalisasi Produk Dalam Negeri dalam Perspektif Kepemimpinan Tahun 2014’kepada mahasiswa Universitas Negeri Manado, Selasa  (18/6).

“Jika diakumulasi perekonomian Indonesia dari tahun 2012 hingga 20 tahun ke depan nilainya dapat mencapai Rp 600.000 triliun. Dengan konsumsi domestik yang mencapai 60 persen, potensi pasar domestik Indonesia sangat besar,” paparnya.

Oleh karena itu kata Gita tantangan ke depan bagi generasi selanjutnya adalah bagaimana Indonesia dapat mengisi pasar senilai Rp 360 triliun tersebut dengan produk-berbagai produk buatan dalam negeri.

Menurut Gita, di zaman yang serba digital ini, Indonesia harus dibangun menjadi bangsa dan negara yang produknya mampu bersaing dengan produk-produk dari negara lainnya. “Jangan sampai kalah degan Korea yang sudah dapat membangun smartphone merek Samsung. Jangan sampai kita (bangsa Indonesia) hanya dapat mengkonsumsi produk-produk elektronik buatan luar
negeri,” tegasnya.

Gita menggarisbawahi pentingnya inovasi. Sebagai contoh, biaya produksi sebuah iPhone itu hanya USD 10 (sekitar Rp 100 ribu), sementara harga jualnya lebih dari USD 400 atau sekitar  Rp 6-8 juta di Indonesia. “Di sini kita dapat melihat bahwa inovasi Steve
Job itu dinilai USD 390 per unit iPhone, sedangkan produsennya hanya dibayar USD 10 per unit iPhone yang diproduksinya,” terangnya.

Gita menambahkan bahwa saat ini hak paten yang dikeluarkan Indonesia tahun lalu masih di bawah 500 buah, dan hal ini sangat jauh jumlahnya dibandingkan dengan Jepang yang telah mengeluarkan hak paten sekitar 60.000 buah. Menurutnya, hak
paten mencerminkan intelektual bangsa, dan dalam hal ini Indonesia harus terus berupaya meningkatkan hal tersebut dengan melakukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Mendag yakin bangsa Indonesia mampu karena mempunyai
postur fiskal yang baik saat ini.

Kedepan, pemimpin yang baik ujar Gita adalah pemimpin yang dapat mendorong kemajuan perekonomian Indonesia, yang mampu membungkus pluralisme dan demokrasi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat
Indonesia. “Indonesia, dalam waktu 20 tahun ke depan, akan menjadi negara dengan perekonomian terbesar ke-7 atau bahkan ke-6 di dunia, dan pemimpin masa depan harus dapat mewujudkan cita-cita tersebut,” pungkasnya.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.