Sabtu, 4 Desember 21

Mendadak, Malam Hari Wabup Kebumen Tinjau Lokasi Banjir dan Tanah Longsor

Mendadak, Malam Hari Wabup Kebumen Tinjau Lokasi Banjir dan Tanah Longsor
* Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto tinjau lokasi banjir dan tanah longsor. (Foto: Baruddin)

Kebumen, Obsessionnews.com – Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah telah mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Hal ini seperti yang terjadi di Kecamatan Padureso, ada beberapa desa yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor tersebut.

Bencana alam itu persis terjadi pada Selasa (9/2/2021) malam. Tak lama setelah mendapat kabar itu, Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bersama Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama langsung meninjau ke lokasi, tepatnya di Desa Desa Kalijering, Padureso pada pukul 23.00 WIB.

“Malam hari ini saya bersama Pak Kapolres dan Pak Lurah ada di Desa Kalijering, Padureso. Kita cukup prihatin ada empat rumah yang kena longsor, dan di lokasi ini ada 20 rumah yang lawan longsor, sehingga terpaksa harus di lakukan pengungsian sementara,” ujar Arif di lokasi.

Arif menuturkan, sebenarnya di lokasi ini sudah pernah terjadi pergeseran tanah pada November 2020. Namun tidak dilakukan antisipasi. Karena itu, ke depan ia meminta tempat-tempat yang masuk dalam wilayah rawan longsor harus bisa diseterilkan, atau paling tidak masyarakat diberikan pemahaman.

Tidak lupa Arif mengintruksikan kepada semua pihak untuk bahu membahu melakukan penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Padureso. Langkah awal adalah evakuasi warga yang menjadi korban bencana. Setelah itu bantuan juga harus segera disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Sementara itu, Kapolres Kebumen AKBP Piter mengatakan, Polri bersama aparat TNI dan BPBD sudah melakukan respons cepat dengan menerjunkan para anggotanya untuk melakukan evakuasi warga. Berbeda dengan banjir, lokasi tanah longsor kata dia lebih sulit dilakuka evakuasi karena medan yang dilalui tidak mudah.

“Kita terus berkomitmen untuk mencari dua rumah yang tertimbun. Mudah-mudahan rumah kosong, karena kita tidak ingin ada korban jiwa. Sementara kita lengkapi dulu semua peralatan yang ada agar proses pencarian ini bisa dilakukan lebih mudah,” Kata Piter.

Diketahui berdasarkan laporan BPBD telah terjadi bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Padureso. Untuk bencana banjir tepatnya ada di Desa Marden, Desa Balingasal, dan Desa Pesuningan. Banjir diakibatkan tanggul sungai Lesung Jebol kurang lebih 10 meter mengakibatkan 2 rumah terdampak kerusakan.

Adapun tanah longsor terjadi Desa Sudototo, dan Desa Kalijering. Akses jalan desa tertutup sepanjang 100 meter, dan 4 Rumah tertimbun longsor, dan 3 orang masih dalam pencarian. Satu orang sudah ditemukan bernama Tarsinah 60 tahun. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.