Minggu, 3 Juli 22

Menag Fachrul Ajukan Tambahan Kuota Haji kepada Pemerintah Arab Saudi

Menag Fachrul Ajukan Tambahan Kuota Haji kepada Pemerintah Arab Saudi
* Menteri Agama RI Fachrul Razi dan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Mohammad Saleh bin Taher Benten menandatangani  Memorandum of  Understanding (MoU) di Mekkah, Senin (2/12/2019),  terkait dimulainya kerja sama persiapan pengaturan layanan haji Indonesia. (Foto: KJRI Jeddah)

Mekkah, Obsessionnews.com – Menteri Agama (Menag) RI Fachrul Razi bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Mohammad Saleh bin Taher Benten untuk membahas peningkatan pelayanan jemaah haji dan upaya penambahan kouta haji 2020.

 

Baca juga:

Menag Fachrul Razi: ASN Pakai Celana Cingkrang Keluar Saja

Sepak Terjang Fachrul Razi, Ketua Tim Bravo 5 yang Jadi Menteri Agama

Menag: Dulu Saya Tak Suka FPI, Tapi Sekarang Dia Setia

Pertemuan yang berlangsung di Mekkah, Senin (2/12/2019), dilakukan di sela-sela kunjungan kerja Fachrul ke Arab Saudi dalam rangka rapat koordinasi persiapan pelaksanaan ibadah haji tahun mendatang.

Dalam pertemuan tersebut Fachrul didampingi Konsul Jenderal RI Jeddah Mohamad Hery Saripudin, Wakil Duta Besar RI Riyadh Dicky Yunus, dan jajaran Direktorat Jenderal  Penyelenggaraan Haji dan Umrah  (PHU) Kementerian Agama.

Dalam siaran pers Tim Media KJRI Jeddah yang diterima onsessionnews.com, Selasa (3/12), disebutkan Fachrul mengajukan beberapa permohonan kepada pemerintah Arab Saudi, antara lain perluasan layanan fast track, tambahan kuota, keringanan biaya, serta layanan terkait jemaah haji lainnya.

 

Baca juga:

Somalia Ingin Contoh Keberhasilan Penyelenggaraan Haji Indonesia

Pemerintah Urus Jemaah Haji Sakit di Saudi Hingga Tiba di Tanah Air

229 Kloter Jemaah Haji Gelombang I Telah Tinggalkan Makkah

Menanggapi hal tersebut Mohammad  berjanji akan menyampaikan seluruh permohonan dari pemerintah Indonesia dalam pertemuan dewan untuk dibahas lebih lanjut.

Dalam pertemuan tersebut Fachrul dan Mohammad menandatangani Memorandum of  Understanding (MoU) terkait dimulainya kerja sama persiapan pengaturan layanan haji Indonesia. (arh)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.