Minggu, 23 Januari 22

Melawan Keputusan Komite, Ahok Dikritik LPI

Melawan Keputusan Komite, Ahok Dikritik LPI
* Pulau G Teluk Jakarta

Jakarta – Keputusan komite bersama yang dipimpin oleh Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli sudah jelas dan tegas bahwa proses reklamasi pulau G dihentikan, secara logika ketatanegaraan seharusnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai gubernur DKI Jakarta dan sekaligus pelaksana tugas dari keputusan tersebut melakukan sebagaimana mestinya keputusan komite bersama tersebut.

“Apalagi juga Pemda DKI Jakarta menjadi bagian dalam tim tersebut. Kemudian apa yang kita lihat hari ini, perilaku dan sikap Ahok sangat bertentangan sekali dengan keputusan tersebut, bahkan yang terakhir Ahok mempertanyakan keputusan pemberhentian reklamasi tersebut, ini kan aneh?” ungkap Lamen Hendra Saputra, Wakil Ketua Umum Liga Pemuda Indonesia (LPI) di Jakarta, Sabtu (16/7/2016).

Bahkan, jelasnya, Ahok juga terlibat dalam tim itu tapi dia juga mempertanyakan kepada tim terkait keputusan. “Pertanyaannya adalah, sebenarnya Ahok ini gubernur DKI Jakarta atau salah satu dari karyawan dari perusahaan pengembang? Kok pernyataan pernyataan nya bukan malah mendukung pemerintah tapi malah memojokkan, dan terkesan sekali punya muatan menyuarakan kepentingan Pengembang,” tegas Lamen.

Padahal, lanjutnya, sudah jelas bahwa alasan pemerintah menghentikan proses reklamasi pulau G itu karena dianggap melakukan pelanggaran berat karena membahayakan lingkungan hidup, lalu lintas laut dan proyek vital serta bagian bawah pulau terdapat kabel listrik milik PT PLN (Persero) yang dikhawatirkan jika proyek dilanjutkan akan mengganggu pasokan listrik untuk wilayah DKI Jakarta.

“Seharusnya sudah jelas posisi pemerintah dalam keputusan ini, jika Ahok memiliki kewarasan dalam menjalani sistem ketatanegaraan harusnya mendukung bukan malah menjadi perpanjangan tangan dari pengembang, atau jangan-jangan memang benar Ahok adalah salah satu karyawan dari perusahan pengembang,” tandas Wakil Ketua Umum LPI. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.