Sabtu, 20 Juli 19

Mbah Maimoen, Habib Luthfi dan Kiai Dimyati Bakal Hadiri Munas Alim Ulama

Mbah Maimoen, Habib Luthfi dan Kiai Dimyati Bakal Hadiri Munas Alim Ulama
* Acara Musyawarah Nasional Alim Ulama.

Jakarta, Obsessionnews.com – Kurang lebih seribu orang mengikuti Musyawarah Alim Ulama yang diadakan oleh Majelis Munajat Indonesia Berkah di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta Pusat, 15-17 Maret 2019. Kegiatan yang diikuti para alim ulama seluruh Indonesia ini juga dihadiri oleh sejumlah ulama tersohor di Tanah Air.

Di antaranya Mbah Maimoen Zubair, Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, dan dan Abuya KH Muhtadi Dimyati. Berdasarkan pantuan obsessionnews Kiai Muhtadi Dimyati sudah berada di Hotel Sahid pada Jumat malam (15/3/2019). Kedatangan Kiai Dimyati disambut hangat oleh para santri dan dai.

Adapun Mbah Maimoen dan Habib Luthfi dijadwalkan menghadiri acara pembukaan pada Sabtu pagi (16/3). Keduanya menurut keterangan panitia sudah berada di Jakarta. Inti dari acara ini adalah melakukan Ijtihad Politik Nasional Alim Ulama dalam menyikapi berbagi macam isu politik nasional.

Sekretaris Jenderal Majelis Munajat Indonesia Berkah (MMIB) Imam Fathurrohman mengatakan, Ijtihad ini diadakan karena MMIB melihat bahwa pesta demokrasi yang akan berlangsung pada 17 April 2019 secara tidak langsung akan berdampak pada kehidupan umat Islam.

Menurutnya, sebagai komunitas mayoritas di Tanah Air, umat Islam justru saat ini menjadi ‘korban’ dari proses politik tersebut. Kondisi umat berada pada titik yang mengkhawatirkan, dimana ukhuwah Islamiyah tercabik seiring tercerainya ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariyah yang nyaris putus.

“Melihat fenomena tersebut, Majelis Munajat Indonesia Berkah (MMIB) merasa perlu mengimbau seluruh umat Islam untuk kembali pada “Tali Allah” yang akan merekatkan dan menguatkan
kembali ukhuwah tersebut,” ujarnya.

Sikap ini dipilih agar umat Islam agar tidak terus menerus digiring dalam jurang perpecahan. “Oleh karenanya melalui forum ini, MMIB mengajak para ulama, kiai, habâib, dan asâtidz se-Indonesia untuk berkumpul dan bermusyawarah dalam sebuah Ijtihad Politik dalam menyikapi hiruk pikuk dari pilpres ini,” tandasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.