Minggu, 5 Desember 21

Masyarakat Diminta Menahan Diri Berbelanja

Masyarakat Diminta Menahan Diri Berbelanja

Padang, Obsessionnews – Masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) diharapkan tidak berbelanja berlebihan untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran. Kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke atas diminta untuk tidak turut berbelanja dalam jumlah besar pada kegiatan bazar yang diselenggarakan selama bulan Ramadan.

Sekretaris Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar Ali Asmar menjelaskan, bazar digelar dengan tujuan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat ekonomi lemah dalam mendapatkan kebutuhan pangan pokok selama Ramadhan dengan harga murah dan kualitas terjamin. Tidak hanya kebutuhan pangan, dalam bazar juga dijual hasil kerajinan pelaku usaha kecil menegah seperti baju dan sepatu.

“Tidak hanya harga yang bersaing dari barang di pasar. Kualitas barang pun bisa diadu, karena semua barang sudah diseleksi sebelum dijual. Dijamin tidak ada barang kadaluarsa. Ini disediakan untuk masyarakat kurang mampu, jadi yang ekonomi kuat jangan ikut memborong,” kata Ali Asmar usai membuka bazar Ramadan di halaman Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumatera Barat, Selasa (14/06).
Ali Asmar

Ali Asmar mengatakan, bazar digelar salahsatunya untuk meredam kenaikan harga barang yang rentan terjadi selama Ramadan karena tingginya permintaan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Disperindag Sumbar, Mudrika mengatakan, terdapat dua sisi keuntungan melalui pelaksanaan bazar, baik bagi penjual dan pembeli. Penjual yang merupakan pelaku usaha kecil menengah berkesempatan mempromosikan produknya, sedangkan pembeli mendapat harga lebih murah.

“Ada dua tugas yang kami jalankan. Membantu promosi pelaku usaha, memastikan masyarakat mendapat barang yang murah berkualitas. Gula saja kami jual Rp 12.500/kg, padahal di pasar Rp 15.000/kg,” katanya.

Bazar Ramadan yang digelar pertama kali ini, Disperindag Sumbar menyediakan stand sebanyak 75 unit. Pelaku usaha yang mengikuti bazar tidak hanya dari pelaku usaha kecil menengah, juga diikuti distributor, serta sejumlah instansi seperti Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Badan Urusan Logistik. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.