Kamis, 24 Juni 21

Masuk Zona Merah dan Oranye Covid-19, Pemerintah Nilai Para Pemudik dari Sumatra Perlu Dapat Perhatian Lebih

Masuk Zona Merah dan Oranye Covid-19, Pemerintah Nilai Para Pemudik dari Sumatra Perlu Dapat Perhatian Lebih
* Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy pada Selasa (18/5/2021) memimpin langsung rapat koordinasi (rakor) antisipasi arus balik dari Sumatra bersama para Kapolda, TNI, beserta Menteri Perhubungan, Menteri Kesehatan, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (Foto: Humas Kemenko PMK)

Jakarta, obsessionnews.com – Pasca berakhirnya masa peniadaan mudik lebaran pada 17 Mei lalu, pemerintah masih terus lanjut berupaya mengantisipasi terjadinya gelombang arus balik dari para pemudik nekat. Salah satunya yaitu arus balik dari Pulau Sumatra menuju ke DKI Jakarta dan sekitarnya.

 

Baca juga:

Polsek Metro Gambir Arahkan Pemudik yang Baru Tiba di Jakarta Jalani Tes Swab Gratis

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Gubernur Sumut Instruksikan Tutup Tempat Hiburan Malam

 

Sumatra dinilai perlu mendapat perhatian lebih karena menurut data Satgas Covid-19, hampir seluruh wilayah di Sumatra masuk ke dalam zona merah dan oranye Covid-19. Zona merah artinya berisiko tinggi menularkan virus corona, sementara zona oranye berisiko sedang.

 

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy pada Selasa (18/5/2021) memimpin langsung rapat koordinasi (rakor) antisipasi arus balik dari Sumatra bersama para Kapolda, TNI, beserta Menteri Perhubungan, Menteri Kesehatan, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.