Selasa, 4 Agustus 20

Masjid Istiqlal Terima 57 Hewan Kurban

Masjid Istiqlal Terima 57 Hewan Kurban

Jakarta – Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) menerima 57 hewan kurban pada hari raya Idul Adha 1435 Hijriah tahun ini. Terdiri dari 45 ekor sapi dan 12 ekor kambing. Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban baru dijadwalkan berlangsung Minggu sore.

“Tahun ini kita mendapatkan 45 ekor sapi dan 12 ekor kambing. Yang nantinya akan dibagikan bukan di masjid tetapi dibagikan ke rumah-rumah penerima hewan kurban,” ujar Ketua BPPMI, Mubarok, di Jakarta, Minggu (5/10/2014).

Mubarok menjelaskan, nantinya daging kurban tersebut akan didistribusikan melalui masjid, mushala dan Yayasan Yatim Piatu di seluruh kecamatan Jakarta Pusat setelah azan maghrib. “Karena kemampuan daging kurban yang dihimpun hanya bisa dibuat 7000 kantong, satu kantong 1 kg,” katanya.

Hewan kurban tersebut diantaranya berasal dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden RI Boediono, putri pertama mantan Presiden Soeharto, Siti Hardiyanti Hastuti Rukmana atau Mbak Tutut dan Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin.

Sistem pembagian paket daging kurban untuk Idul Adha tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena pihak panitia kurban Istiqlal biasanya membagikan kupon kepada masyarakat untuk kemudian ditukarkan dengan paket daging. Namun tahun ini tidak ada pembagian langsung kepada masyarakat.

Sebelumnya juga sudah ditegaskan, panitia pemotongan dan pembagian hewan kurban Masjid Istiqlal tidak lagi membagikan ribuan kupon kepada para mustahiq untuk mengambil daging kurban. Panitia mengubah cara pembagian dengan mendatangi langsung posko-posko perwakilan masyarakat yang berhak menerima.

“Tahun lalu nama kami sebagai panitia dan umat umat muslim tercoreng karena ada insiden warga yang meninggal saat berebutan ambil daging. Tahun ini kami balik caranya, kami antarkan ke mereka,” ujar Abu Hurairah, Wakil Kepala Seksie Humas dan Protokol Masjid Istiqlal, seperti dilansir situsweb, Jumat lalu.

Menurut Abu, hal ini dilakukan agar masyarakat tidak perlu lagi antre berdesak-desakan untuk mendapat satu kilogram daging sapi. Rencananya, panitia akan mendirikan puluhan posko subrayon di berbagai wilayah sekitar Masjid Istiqlal, yaitu di Kecamatan Sawah Besar dan Gambir.

Ia menerangkan, titik posko lain misalnya di Panti Asuhan Muslimun, Senen. Posko tersebut menjadi tempat penerimaan daging yang telah dipotong di Istiqlal. Panitia pembagian daging dari masjid atau musola dari wilayah, bisa mengambil daging di posko dan membagikannya langsung ke masyarakat.

“Kami hanya memotong, menguliti daging, namun tidak mencacahnya. Jadi biar panitia wilayah yang membagi-bagi sendiri,” jelasnya. (Has)

 

Related posts