Selasa, 30 November 21

Masih ada 200 Kasus, KPK Minta Tambahan Anggaran Rp88 Miliar

Masih ada 200 Kasus, KPK Minta Tambahan Anggaran Rp88 Miliar

Jakarta, Obsessionnews – Komisi III DPR RI menggelar rapat kerja bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (14/6/2016). Rapat tersebut membahas mengenai rencana program anggaran di tahun 2017 KPK.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, lembaganya meminta tambahan anggaran Rp88 miliar dari pagu indikatif KPK tahun 2017 mencapai sekitar Rp 766,76 miliar. Penambahan anggaran itu diperlukan untuk penanganan kasus korupsi yang diperkirakan masih ada 200 kasus.

“Jika setuju, kami akan kirimkan surat ke Banggar, Kementerian Keuangan dan Bappenas terkait ini,” kata Agus di depan anggota Komisi III DPR.

Agus menjelaskan, dari pagu Rp 766,76 miliar, lebih dari separuhnya akan digunakan untuk penindasan kasus korupsi yakni sekitar Rp 49,91 miliar yang terdiri dari penyelenggaraan kesekretariatan, penindakan tindak pidana korupsi, penyelidikan, penyidikan, serta penuntutan dan eksekusi.

“Setiap tahun ada setidaknya ada 60 sampai 70 kasus kita tangani,” katanya.

Tidak hanya itu, Agus juga memaparkan setiap hari KPK dibanjiri dengan laporan dugaan kasus korupsi baik di pusat maupun di daerah. Dari 7.000 pengaduan yang masuk hanya 15 persen atau 1.500 yang tergolong kasus korupsi.

Ketua Komisi III Bambang Soesatyo menyambut baik permintaan tambahan anggaran yang disampaikan oleh Ketua KPK. Komisinya kata komit dengan upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK dan lembaga hukum yang lain.

“Menurut saya tidak ada yang keberatan karena ini memang cita-cita kita untuk mendorong penegakan hukum bekerja dengan benar,” kata Bambang.‎ (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.