Sabtu, 18 September 21

Marzuki dan Gede Pasek Disingkirkan dari Kepengurusan Demokrat

Marzuki dan Gede Pasek Disingkirkan dari Kepengurusan Demokrat

Jakarta, Obsessionnews Pasca Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ditetapkan sebagai Ketua Umum Demokrat periode 2015-2020 pada forum Kongres di Surabaya. Kini Demokrat tengah mempersiapkan penyusunan kepengurusan yang baru. Sebagian besar kepengurusan akan diambil dari orang-orang lama.

Namun, juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan, partainya tidak akan memasukan Marzuki Ali dan Gede Pasek Suardika dalam kepengurusan yang baru. Alasanya, kedua orang tersebut bagian dari masa lalu Demokrat yang tidak perlu dibahas lagi.

“Sepertinya nggak masuk, itu sudah masa lalu tidak perlu ada pembahasan lagi,” ujar Ruhut di DPR, Senin (18/5/2015).

Ruhut menjelaskan, kedua orang tersebut memang sejak awal sudah tidak lagi masuk dalam kepengurusan Partai Demokrat. Setelah adanya Kongres Luar Biasa di Bali tahun lalu, dan selama ini mereka juga dianggap tidak loyal terhadap apa-apa yang menjadi kebijakan partai.

“Dari dulu kan memamg sudah nggak masuk dalam kepengurusan partai,” tuturnya.

Anggota Komisi III ini percaya, SBY memiliki pertimbangan politik yang matang untuk memilih siapa kader-kader Demokrat yang cocok untuk dijadikan sebagai pengurus. Yang pasti kata Ruhut, selain orang lama, SBY juga akan mengakomodir orang-orang baru untuk masuk dalam struktur.

Hanya saja, Ruhut tidak menginginkan ada kader Demokrat yang masuk dalam kepengurusan hanya untuk mencari aman, tapi tidak mau bekerja. Sebab, Kongres di Surabaya kemarin memiliki motivasi yang kuat agar ‎Demokrat kembali jaya pada Pemilu yang akan datang.

“Itu sebabnya kita pilih SBY, karena kita ingin mengembalikan kejayaan Demokrat,” jelasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.