Minggu, 22 September 19

Maryono Letakkan Batu Pertama Pembangunan Patung Fatmawati di Bengkulu

Maryono Letakkan Batu Pertama Pembangunan Patung Fatmawati di Bengkulu
* Direktur Utama BTN Maryono hadir di Bengkulu. (Foto: Dok Bank BTN)

Bengkulu, Obsessionnews.com – Hadinya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membangun daerah dapat respon positif dari masyarakat. Misalnya seperti kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri di wilayah Bengkulu yang dikoordinir oleh Bank BTN.

Dalam kegiatan memperingati HUT ke-74 RI tersebut, BUMN membangun monumen sejarah berupa patung Fatmawati yang dibangun bertepatan dengan HUT ke-74 RI di wilayah Bengkulu.

Bangunan patung Fatmawati itu dibangun bukan tanpa alas an. Seperti diketahui Bengkulu menjadi salah satu tempat pengasingan Presiden Soekarno pada saat perjuangan dulu. Sementara Fatmawati yang dikenal sebagai pahlawan penjahit bendera pusaka merah putih adalah putri daerah. Fatmawati lahir di kota Bengkulu.

Direktur Utama BTN Maryono menilai, pembangunan monument ini merupakan moment yang tepat untuk melaksanakan program BUMN Hadir Untuk Negeri pada saat HUT RI di Bengkulu.

“Refleksi nilai kebangsaan untuk bagaimana masyarakat setidaknya di kota ini dapat mengenang jasa pahlawan. Ibu Fatmawati adalah pahlawan yang karena jasanya bendera pusaka merah putih itu ada. Itulah mengapa jadilah kami membangun monumen Fatmawati di Bengkulu,” kata Maryono usai melakukan peletakan batu pertama patung tersebut di Bengkulu, Sabtu (17/8/2019).

Peletakan batu pertama patung Fatmawati tersebut menjadi momen juga bagi warga setempat untuk menjadi saksi. Tak kurang dari 10.000 masyarakat Bengkulu ikut bergabung dalam prosesi peletakan batu yang dilaksanakan di simpang lima Bengkulu. Tampak antusiasme warga karena Gubernur Bengkulu dan para pejabat daerah juga ikut bergabung dalam acara tersebut.

Kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri di wilayah Bengkulu ditutup dengan acara gerak jalan sehat dan pasar murah BUMN. Sekitar 5.000 masyarakat di wilayah Bengkulu bergabung dalam acara jalan sehat tersebut.

Masyarakat kurang mampu diberikan kesempatan untuk mendapatkan paket sembako seharga Rp25.000,- jauh lebih murah dari harga di pasar Rp100.000,-. Setidaknya telah disiapkan 4.000 paket sembako pada acara pasar murah BUMN tersebut.

Adapun paket sembako itu antara lain berisi gula, beras, minyak, indomie dan kopi. Hasil penjulan sembako murah dikembalikan kepada masyarakat untuk dimanfaatkan guna membangun rumah ibadah di Bengkulu.

“Ini adalah bagian bagaimana kami dapat membantu mereka yang sedang dalam posisi tidak beruntung. Melalui paket sembako murah BUMN tersebut kami ingin berbagi semoga mereka dapat menerimanya dengan senang hati. Hasil penjualannya kami kembalikan untuk mereka dapat membangun rumah ibadah,” pungkas Maryono. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.