Rabu, 29 Januari 20

Ma’ruf Amin Sarankan Sukmawati Minta Maaf

Ma’ruf Amin Sarankan Sukmawati Minta Maaf
* Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: Twitter Ma'ruf Amin)

Jakarta, Obsessionnews.com – Ucapan Sukmawati Sukarnoputri tengah menjadi tengah menjadi sorotan publik karena membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Sukarno. Meski tidak salah, namun Wakil Presiden Ma’ruf Amin menilai ucapan Sukmawati tidak tepat.

“Memang tidak tepat sih membandingkan Bung Karno dengan Nabi Muhammad itu tidak tepat. Zamannya berbeda, ketokohannya berbeda, nabi kok. Bung karno sendiri Nabinya Nabi Muhammad,” kata Ma’ruf di Kantor Wapres, Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Dalam menyelesaikan polemik ini menurut Ma’ruf tidak perlu melalui jalur hukum. Hanya saja, Ma’ruf menyarankan Sukmawati untuk minta maaf. “Dan kalau orang minta maaf, kalau memang salah, enggak ada masalah, gitu kan. Jangan kemudian harus diselesaikan lewat pengadilan,” ujar dia.

Kemudian, ia juga mempersilahkan jika ingin dimediasi dengan Majelis Ulama Indonesia atau MUI seperti yang sebelumnya pernah dilakukan Sukmawati. Ma’ruf ingin semua pihak menjauhi kontroversi-kontroversi yang tidak produktif.

“Baiknya kita jangan kontroversi-kontroversilah, kontroversi ditinggalkan lah. Bikinlah narasi-narasi yang membawa kerukunan, jangan narasi konflik, baik agama maupun pandangan-pandangan yang bisa menimbulkan konflik itu dijauhkan,” kata dia.

Sukmawati mulai dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Jumat, 27 November 2019. Ia dilaporkan atas pernyataannya yang membandingkan Nabi Muhammad dengan Presiden pertama dan juga ayahnya, Soekarno atau Bung Karno.

Pernyataan kontroversial Sukmawati disampaikan dalam diskusi bertajuk ‘Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme’ di Jakarta, Senin, 11 November 2019. Dalam diskusi itu, ia menyinggung perjuangan Bung Karno dalam upaya kemerdekaan dari penjajahan Belanda.

Diawali bicara proses perjuangan RI dalam merebut kemerdekaan kemudian ia melontarkan pertanyaan nyeleneh yang ditujukan peserta diskusi.

“Sekarang saya mau tanya nih semua. Yang berjuang di abad 20 itu Nabi Yang Mulia Muhammad apa Insinyur Soekarno untuk kemerdekaan? Saya minta jawaban, silakan siapa yang mau jawab berdiri, jawab pertanyaan Ibu ini,” tanya Sukmawati. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.