Sabtu, 30 Mei 20

Ma’ruf Amin: Rapid Test Diperuntukkan Bagi Masyarakat

Ma’ruf Amin: Rapid Test Diperuntukkan Bagi Masyarakat
* Wakil Presiden Ma’ruf Amin. (Foto: Fajar)

Jakarta, Obsessionnews.com — Wakil Presiden Ma’ruf Amin menegaskan kebijakan pemerintah soal rapid test virus Corona (COVID-19) diperuntukkan bagi masyarakat. Penegasan itu disampaikan Ma’ruf Amin menanggapi rencana anggota DPR dan keluarganya yang akan menjalani rapid test virus Corona.

“Saya kira kalau kebijakan pemerintah melalui BNPB itu memang diarahkan kepada masyarakat,” kata Ma’ruf dalam konferensi pers secara online, Kamis (26/3/2020).

Begitu juga pemerintah menyediakan alat-alat kesehatan yang akan disalurkan secara langsung ke pemerintah provinsi. Terutama kepada provinsi yang berpotensi terjangkit luas. Cara ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

“Karena itu maka alat-alat kesehatan yang ada dari Pemerintah itu disalurkan melalui provinsi, kabupaten-kota terutama kepada daerah-daerah yang diduga ada potensi terjangkit yang lebih luas,” ujarnya.

“Jadi saya kira kalau Pemerintah arahnya seperti itu, kebijakannya,” lanjut Ma’ruf.

Sekjen DPR Indra Iskandar sebelumnya mengumumkan sekitar 2.000 anggota Dewan dan keluarga akan mengikuti tes Corona. Tes akan dilakukan di aula kompleks rumah dinas anggota DPR di Kalibata dan Ulujami, Jakarta Selatan, dan akan dilakukan secara bergantian.

Tes tersebut rencananya akan dilakukan pekan ini. Namun, rencana tersebut dikecam dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk anggota DPR sendiri. Salah satunya Fraksi PKS. PKS meminta rencana tes Corona yang akan dilakukan ini dibatalkan.

Selain itu kritikan juga datang dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) juga mengkritik rencana pelaksanaan tes virus Corona. Formappi menilai hal itu sebagai bentuk egoisme anggota DPR yang tidak mementingkan rakyat.

“Terkait rapid test Corona yang akan dijalani oleh anggota DPR, keluarga dan staf mereka. Sepintas hal ini bisa dianggap sebagai bentuk egoisme DPR yang terlihat malah lebih mementingkan diri mereka sendiri ketimbang rakyat banyak,” kata peneliti Formappi, Lucius Karus. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.