Rabu, 5 Oktober 22

Ma’ruf Amin Maafkan Ustadz yang Menyebut Dirinya Babi

Ma’ruf Amin Maafkan Ustadz yang Menyebut Dirinya Babi
* Wapres Ma'ruf Amin. (Foto: Istana Wapres)

Jakarta, Obsessionnews.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin tidak marah saat mendengar pernyataan ustadz Ja’far Shodiq bin Sholeh Alattas yang menyebut dirinya “babi” dalam sebuah khotbah yang viral di media sosial. Dengan besar hati, Ma’ruf Amin justru memaafkan Jafar

“Berlebihan itu tidak baik. Kalau bagi saya itu memang harus memaafkan, karena bagaimana yah, Ja’far di-pressed (ditekan). Ya kebablasan saya kira itu,” ujar Ma’ruf di kantor wapres, Jakarta, Rabu (4/12).

Ma’ruf menduga video yang viral itu sudah ada sejak masa kampanye Pilpres 2019. Saat itu diakui Ma’ruf banyak konten di media sosial yang isinya menjelekkan dirinya maupun Presiden Joko Widodo. Video dari Ja’far salah satunya.

Kebesaran hati Ma’ruf Amin juga tercermin dengan sikap dia dengan tidak akan melaporkannya ke polisi. Meski dalam video itu jelas, Ja’far bisa dikenakan pasal penghinaan atau pencemaran nama baik. Ia berharap Ja’far mau memperbaiki isi ceramahnya agar tak berisi soal kebencian.

“Tentu tidak melaporkan. Mudah-mudahan dia menyadari dan mengubah narasinya, jangan narasi permusuhan, kebencian. Itu tidak baik, semoga tidak diulangi lagilah seperti itu,” katanya.

Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan ceramah Ja’far Shodiq bin Sholeh Alattas viral di media sosial. Video itu sendiri bersumber dari chanel YouTube ‘Chanel habib ja’far shodiq bin sholeh alattas’ yang diunggah pada 30 November 2019.

Saat itu, Ja’far tengah menceritakan kisah Nabi Musa AS versi Islam. Bahwa, ada murid dari Nabi Musa AS yang diubah Allah SWT menjadi babi. Alasannya, kata Ja’far, karena menjual agama untuk duniawi. Ia pun mencontohkannya dengan ustaz bayaran zaman sekarang.

“Berarti ustaz-ustaz bayaran apa? (dijawab oleh jemaah: ‘babi’). Saya tanya Ma’ruf Amin babi bukan? (babi). Babi bukan? (babi). Babi lah,” cetus Ja’far. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.