Minggu, 8 Desember 19

Ma’ruf Amin: Khilafah Itu Islami, Tapi Tidak Cocok di Indonesia

Ma’ruf Amin: Khilafah Itu Islami, Tapi Tidak Cocok di Indonesia
* Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin. (Foto: Republika)

Nusa Dua, Obsessionnews.com – Wakil Presiden terpilih Ma’ruf Amin hadir dalam acara Muktamar PKB di Nusa Dua, Bali. Ia meminta kepada seluruh kader PKB untuk bersatu melawan segala bentuk gerakan yang bisa merusak keutuhan NKRI, seperti intoleransi, radikalisme, dan khilafah di Indonesia.

“PKB harus ada di depan untuk menangkal berkembangnya paham-paham radikalisme, intoleransi, maupun paham khilafah,” kata Ma’ruf di The Westin Hotel, Nusa Dua, Bali, Rabu, (21/8/2019).

Menurutnya, PKB punya peran penting untuk menyukseskan program pemerintahannya bersama presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi periode 2019-2024. Karena itu, semangat PKB adalah konsisten mendukung pemerintah.

Sebagai partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama, kata dia, PKB harus aktif menjaga NKRI dari perpecahan, baik yang dipicu oleh kesukuan, kedaerahan, atau paham-paham yang bertentangan dengan dasar negara.

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini berpendapat khilafah sebenarnya Islami. “Menurut saya khilafah itu Islami, karena dulu pernah ada khilafah-khilafah yang diterima pada waktu itu oleh para ulama,” kata Ma’ruf.

Namu demikian, Ma’ruf menyebut bukan hanya khilafah satu-satunya bentuk negara yang Islami. Dia mengatakan bentuk-bentuk negara lain, seperti kerajaan, keamiran, dan republik juga Islami.

“Mesir itu juga republik, kurang apa ulama di Mesir. Republik Islam Pakistan, Republik Turki. Artinya di dunia Islam republik juga diterima,” kata Ma’ruf.

Ma’ruf Amin mengatakan tetapi tetap saja khilafah ini harus ditangkal lantaran tak sesuai dengan kesepakatan para pendiri bangsa. Dia menegaskan paham dan gerakan ini tidak cocok di Indonesia, dan harus dilawan lantaran mengancam NKRI dan Pancasila. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.