Rabu, 12 Agustus 20

Mardani Siap Bawa Hipmi Orbitkan Pengusaha Baru ke Tingkat Nasional

Mardani Siap Bawa Hipmi Orbitkan Pengusaha Baru ke Tingkat Nasional
* Bendahara Umum Hipmi Mardani H. Maming. (Foto: dok Hipmi)

Jakarta, Obsessionnews.com – Perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) sebentar lagi akan digelar pada 31 Juli 2019 mendatang.

Acara tersebut untuk menentukan siapa yang akan menjadi pimpinan Hipmi untuk tiga tahun ke depan.

Sementara itu, nama Bendahara Umum Hipmi Mardani H. Maming makin melejit tinggi dalam perhitungan polling untuk menjadi pemimpin Hipmi 2019.

Melalui situs online, para Hipmiers diajak menentukan Caketum andalan yang akan dipilih dalam Munas Hipmi XVI nanti.

Dari hasil polling tersebut, Mardani unggul jauh dengan meraih 60,56% dari suara yang sudah masuk ke sistem. Sementara ketiga Caketum lainnya, masing-masing tercatat; Ajib Hamdani (10,70%), Akbar Buchari (8,96%) dan Bagas Adhadirga (19,79%).

“InsyaAllah saya siap maju untuk membawa Hipmi lebih berkiprah lagi, khususnya mengangkat wajah-wajah baru, pengusaha daerah yang akan diorbitkan bisa naik kelas ke tingkat nasional,” ujar Mardani di Jakarta, Selasa (4/6/2019).

Mardani yang juga CEO PT Batulicin 69 dan PT Maming 69, yakni dua perusahaan holding yang membawahi 35 anak perusahaan ini mengaku, dalam pertarungan merebut posisi Hipmi 1 telah menyiapkan konsep ‘Bersinergi Membangun Ekonomi Daerah’.

Dia menjelaskan, bahwa konsep yang diusungnya itu adalah buah dari pengamatan dan pengalamannya selama menjabat sebagai Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan selama 2,5 periode, sejak 2010 hingga Juli 2018.

“Sangat sulit bagi pengusaha lokal untuk bisa bersaing dengan pemain kakap, jika tidak ada dukungan dari pemerintah maupun adanya payung hukum yang jelas,” tegasnya.

Untuk itulah dia bertekad akan membawa Hipmi lebih berkiprah dan berkontribusi. Mardani mengatakan, sinergi Hipmi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) bisa dilakukan misalnya untuk pengerjaan proyek yang nilainya di bawah Rp 200 juta, bisa dilakukan melalui penunjukan langsung kepala daerah kepada pengusaha anggota Hipmi.

“Di sinilah Hipmi berperan untuk  menggodok sistemnya, membuat aturan mainnya, menentukan daftar anggota yang memilikia kelayakan, dan yang penting Hipmi bisa membuka akses dan memberikan peluang yang sama besar kepada para pengusaha di daerah,” tutur Mardani.

Dia meyakini, dengan kolaborasi Pemda dan Hipmi inilah akan bisa mengorbitkan pengusaha-pengusaha lokal di tingkat nasional.

Meski masing-masing pihak gencar melancarkan strateginya di dalam masa kampanye ini, Mardani tetap mengajak agar sesama Caketum BPP Hipmi bisa saling menjaga diri dan saling menghormati.

Dia juga mengatakan, prinsip di Hipmi ‘bersaing untuk bersanding’ harus terus dijunjung tinggi. Apalagi sekarang di penghujung Ramadhan, saatnya colling down.

“Dalam kesempatan inipun, saya ingin mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan bathin atas segala salah dan khilaf,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.